Sarapan Sehat Cegah Flu

Ratna Irina diperbarui 27 Jan 2012, 06:45 WIB

 

 

 

 

 

Biji Labu

Banyak mengandung vitamin, asam amino dan mineral termasuk zat besi. Zat besi membantu sistem kekebalan tubuh karena bisa menambah anti-oksidan dan mengurangi kerusakan sel akibat radikal bebas. Biji labu juga enak disantap sebagai cemilan atau ditaburkan di atas yogurt, oatmeal atau sereal. 

 

Lemon

 

 

Tahu

 

 

 

 

Pepaya

 

 

Kiwi

 

 

What's On Fimela
Jus jeruk andalan bisa ditambahkan dengan rebusan beet – jangan lupa disaring dulu air sisa rebusannya sebelum dikonsumsi. Banyak kandungan anti-oksidannya serta magnesium, mineral yang membantu fungsi saraf dan otot, beet juga kaya folat.
Nggak heran kalau blueberry disebut superfood – soalnya punya lebih banyak anti-oksidan dibanding buah dan sayuran lain. Blueberry juga salah satu makanan yang tinggi kadar anthocyanidins (anti-oksidan yang memerangi kanker) serta merupakan sumber vitamin C dan serat. Mulai pagimu dengan Greek yogurt parfait, santapan yang sehat dan anti flu!
Kuning telur sumber selenium yang bagus, mineral yang menjaga sistem kekebalan tubuh. Riset tentang telur menunjukkan kalau telur bukanlah penjahat penyebab sakit jantung. Protein yang ada pada putih telur termasuk yang paling tinggi, dan kuningnya, walaupun tinggi kolesterol, sebenarnya rendah kadar lemak tak jenuh. Untuk menambah sistem kekebalan tubuh, coba santap telur yang direbus atau buat telur panggang dengan bayam dan tomat.
Semua orang tahu kalau keluarga jeruk banyak mengandung vitamin C, dan juga penuh dengan anti-oksidan serta rendah kalori. Untuk sarapan yang sehat dan pastinya menguatkan sistem kekebalan tubuh, coba buat salad buah.
Kalau merasa flu mendekat coba hadang dengan jahe, yang bisa membantu mengurangi gejala flu serta melegakan hidung. Jahe juga menjaga kesehatan pencernaan, mengurangi gas lambung dan melegakan area usus. Kalau sakit perut atau flu, coba campurkan potongan jahe segar ke dalam air panas untuk minuman sarapan yang segar dan sehat.
Mengandung 90 sampai 110miligram vitamin C – lebih banyak dari jeruk. Sumber potassium yang baik, mineral penting untuk memperkuat otot dan saraf, serta vitamin E yang bisa menambah kekebalan tubuh. Kiwi juga banyak mengandung flavonoid dan carotenoid – anti-oksidan yang menjaga kesehatan saluran pernapasan, jantung dan tubuh secara keseluruhan. Potong kiwi menjadi dua dan makan isinya atau hancurkan dan aduk dengan plain yogurt sebelum disantap.
Selain banyak vitamin C, lemon juga mengandung bakteria sehat. Coba gunakan lemon sebagai pengganti gula dan garam, yang bisa mengurangi sistem kekebalan tubuh. Pagi hari, perasan lemon dapat menjadi teman buah segar daripada ditaburi gula.
Sangat baik untuk menurunkan asam lambung dan juga sumber vitamin C yang kaya. Satu pepaya ukuran sedang lebih dari cukup untuk asupan harian. Pepaya juga banyak mengandung beta-karoten, nutrisi yang berubah menjadi vitamin A sehingga melembabkan mata, kulit dan selaput lendir bawah kulit. Santap beberapa potong pepaya di saat sarapan atau jadikan smoothie dengan campuran jeruk.
Banyak mengandung vitamin, asam amino dan mineral termasuk zat besi. Zat besi membantu sistem kekebalan tubuh karena bisa menambah anti-oksidan dan mengurangi kerusakan sel akibat radikal bebas. Biji labu juga enak disantap sebagai cemilan atau ditaburkan di atas yogurt, oatmeal atau sereal.
Kekurangan protein membuat kamu cenderung makan banyak karbohidrat, sehingga bisa menaikkan tingkat gula darah dan melemahkan sistem kekebalan tubuh. Tahu adalah makanan yang komplit proteinnya dan sumber kalsium serta asam lemak omega-3, yang bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh. Coba jadikan smoothie untuk sarapan.