Jozz Felix: Selera Pasar VS Idealisme Pribadi

Fimela Editor diperbarui 09 Mar 2012, 12:59 WIB
2 dari 4 halaman

Next

Namanya memang tidak setenar Rio Febrian, Bondan Prakoso, atau mungkin Marcel, tapi lelaki yang akrab disapa Felix ini sudah terjun ke dunia musik sejak ia masih duduk di bangku sekolah pada tahun 1991. “Saya bernyanyi sejak SD, saat itu saya sering mengikuti berbagai lomba dan festival. Kemudian, tahun 1992 saya membuat album kecil berjudul ‘Balada Cinta Kasih’. Setelah mengeluarkan album pada tahun 1992, saya sempat vakum lama sejak tahun 1993 sampai 2007, dan baru kembali aktif setelah diajak nyanyi lagi sama Mas Yovie Widianto. Waktu itu saya diajak menjadi backing vokal Anditi,” Felix bercerita saat ditemui tim FIMELA.com.

Sejak kali pertama terjun ke dunia musik, Felix mengaku bahwa ia sama sekali tidak pernah mengikuti kelas vokal. Keterlibatannya dengan dunia tarik suara semata-mata hanya karena dia hobi bernyanyi dan mendapat dukungan penuh dari keluarga. “Sejak kecil saya nggak pernah belajar atau les vokal. Saya baru banyak mendapat pengetahuan tentang musik dan vokal dari sahabat saya bernama Dimas beberapa tahun terakhir ini,” Felix menjelaskan.

 

 

3 dari 4 halaman

Next

 

Pada tahun 2010, akhirnya lelaki dengan latar belakang pendidikan Hubungan Internasional ini pun menelurkan single pertamanya setelah vakum dari dunia musik selama 14 tahun. Single pertamanya yang merupakan hasil karya Bembi Noor ini mendapat sambutan yang cukup hangat di masyarakat, terlebih di tengah-tengah masyarakat luar Pulau Jawa. “Tahun 2010 saya mengeluarkan single pertama saya dan sambutan yang masuk pun sejauh ini cukup baik, terlebih saat saya melakukan promo di luar Pulau Jawa,” lelaki yang mengaku kurang suka dengan aliran musik rock ini kembali bercerita.

4 dari 4 halaman

Next

 

Tahun ini rencananya Felix akan mengeluarkan album perdananya. “Rencananya tahun ini saya akan mengeluarkan album, tapi karena terbentur dengan rencana pernikahan, akhirnya semua urusan album pun terpaksa dikalahkan. Jika tidak ada aral melintang, apapun yang terjadi, tahun ini album harus release. Di album ini rencananya saya ingin membuat lagu sendiri, sejauh ini saya sudah membuat 2 buah lagu. Saya ingin musik yang saya jalani adalah musik yang memang saya suka. Rasanya kalau bermusik hanya mengikuti selera pasar dan mengabaikan selera pribadi, saya pikir agak susah untuk dijalani dan hanya bisa bertahan pada masa-masa tertentu,” Felix bercerita cukup panjang tentang rencana album yang akan ia keluarkan.

Di Hari Musik Nasional yang jatuh pada hari ini, sebagai musisi Felix pun berharap banyak pada kemajuan musik Indonesia dan juga kesuksesan albumnya kelak. “Di Hari Musik Nasional ini saya berharap bisa terus berkarya dan tetap menjadi diri sendiri dalam bermusik. Dan semoga dunia permusikan Indonesia bisa maju lagi,” Felix menuturkan harapannya.