Alvin Tjitrowirjo Hadirkan "Kuda Lumping" di Pameran Interior Bergengsi Milan

Fimela Editor diperbarui 15 Apr 2016, 15:00 WIB

Jakarta Kalau kamu sedang merencanakan liburan ke benua Eropa, lebih tepatnya ke kota Milan, Italia, jangan lupa untuk mendatangi pameran The XXI Triennale di Pallazo dell’Arte. Mungkin ajang pameran tersebut terdengar asing, tapi jangan salah! The XXI Triennale ini adalah pameran yang telah diadakan dari tahun 1923 dan banyak seniman-seniman dunia seperti Picasso dan Frank Llyod Wright pernah memamerkan karyanya di ajang bergengsi ini. Salah satu alasan kamu untuk mendatangi event ini adalah karena salah satu seniman tanah air kita ikut serta memamerkan karyanya di acara ini.

Yang kami maksudkan adalah Alvin Tjitrowirjo. Founder dari AlvinT, salah satu design firm terkenal di Indonesia. Sebagai salah satu desainer terbaik tanah air, Alvin terpilih menjadi perwakilan Indonesia di pameran ternama ini yang dikurasi oleh Yoichi Nakamuta, kurator ternama dari Jepang, dan Tim Power, arsitek papan atas yang telah memenangkan banyak penghargaan. Pameran internasional ini sendiri dihadiri oleh 9 negara Asia lainnya.

Selalu menempatkan kekayaan budaya di Indonesia sebagai fokus karya-karyanya, Alvin memperkenalkan dua karya terbarunya di pameran XXI Triennale ini. Dengan menggunakan bahan dasar kayu rotan, Alvin menghasilkan dua karya yang berjudul “Angan” dan “Lumping” yang di-display secara bersebalahan. Dua karya ini memiliki unsur-unsur berbeda yang ingin ditampilkan, Fimelova. Untuk karya “Angan,” Alvin ingin menunjukan kekokohan bahan rotan ini karena produknya sendiri dipamerkan dengan cara digantung. Mengapit karya “Angan” adalah karya Alvin yang berjudul “Lumping” atau ‘kuda-kudaan.’ Bahan dasar kayu rotan pada karya “Lumping” ini ditunjukkan sebagai suatu anyaman elegan yang menghias bahan lain yang dipakai untuk badan ‘kuda’ itu sendiri yaitu aluminium.

Menambahkan unsur kontemporer pada desain yang sangat kental dengan tampilan budaya Indonesianya memang ciri khas karya-karya Alvin Tjitrowirjo ini. Jadi, kalau kamu sedang berjalan-jalan di Milan, sempatkan datang di pameran berskala internasional ini yang berlangsung dari 2 April sampai 12 September 2016 dan saksikan langsung karya Alvin yang mewakili Indonesia di sana.

Source: sugarandcream.co

What's On Fimela