Grace Coddington Membangun Legacy Sebagai Fashion Stylist

reiny diperbarui 15 Des 2016, 16:55 WIB

Jakarta Fashion spread dengan pengarah gaya Grace Coddington dan fotografer Steven Meisel di majalah US Vogue September 2007

Grace Coddington dikenal sebagai salah satu creative director legendaris Vogue Amerika, dimana semua foto-foto majalah Vogue yang diarahkannya selalu menghasilkan karya yang indah. Dia adalah orang kedua setelah Anna Wintour yang menjadikan majalah Vogue seperti adanya hingga kini.

------------------
GRACE CODDINGTON, LIFE AFTER VOGUE
------------------

Sebuah kesempatan yang menakjubkan bisa berkarir sebagai creative director di Vogue, dimana ia bisa bekerja bareng fotografer kelas dunia. Uniknya setiap foto yang diarahkan Coddington untuk Vogue selalu menghasilkan karya yang memiliki kekuatan magis dan menakjubkan, secara tidak langsung ia bisa mempengaruhi para fotografer sesuai dengan konsep yang diinginkan. Meski sekarang Coddington tak lagi menjadi creative director Vogue, ia tetap akan membuat empat cerita dalam setahun untuk Vogue dan menikmati pekerjaan sebagai freelance untuk projek-projek iklan.

--------------------
DIARY GRACE CODDINGTON AKAN DIJADIKAN MEMOIR
--------------------

Selama perjalanan karirnya Coddington menjadi sosok yang sangat berperngaruh dalam dunia fashion, terlihat dari karya-karyanya yang menakjubkan melalui suksesnya majalah Vogue Amerika. "I look at it and I feel — I mean, it sounds terrible — I feel kind of satisfied," ucap Coddington saat diwawancara oleh majalah New York Times. "I feel that if I die tomorrow, it's OK. I've done something in the field of fashion editing."

Setelah pensiun ia tak berhenti sampai di situ. Ia melanjutkan berkarya dengan menerbitkan buku terbarunya yang bercerita tentang karirnya, lalu meluncurkan parfum, membuat blog dan tetap mengerjakan proyek freelance yang masih berhubungan dengan fashion.

Coddington mengungkapkan “I only do things that are fun. I don’t ever want to do things that are boring. If you do things that are boring, you don’t put your heart and soul into it and it’s a waste of time.” Sebuah pernyataan inspiratif yang layaknya menjadi mantra bagi profesional di bidang apapun. Bahwa suatu legacy profesional akan dapat diraih manakala dikerjakan dengan hati dan dilakukan dengan hati senang.