Foundation dengan Sun Protection Factor (SPF) Tak Cukup Lawan Sinar Matahari

Fimela Editor diperbarui 17 Mei 2017, 13:50 WIB

Jakarta Siapa pun pasti sudah familiar dengan bahaya yang dibawa oleh sinar matahari kepada kulit dan sudah mengumpulkan sunscreen terbaik di meja rias. Sebagai organ terbesar di tubuh kita, perlindungan kulit dengan sunscreen sudah tidak bisa dinegosiasi. Bahkan saat berada di bawah naungan bayangan atau berada di dekat jendela, kita tetap terpapar sinar UV, maka dari itu pemakaian setiap hari sangat dibutuhkan. Selain merupakan salah satu produk terampuh untuk mencegah penuaan (penyebab penuaan kulit adalah paparan sinar matahari), sunscreen juga menurunkan risiko kanker kulit jika digunakan dengan benar dalam takaran yang sesuai.

Jadi mengapa base make-up (foundation, tinted moisturizer, CC & BB cream, concealer, bahkan bedak ber-SPF) sering dinilai tidak cukup? Karena kemungkinan besar kita tidak menggunakannya dalam takaran yang “benar”. Sebetulnya, jika base make-up sudah memiliki broad-spectrum protection (melindungi terhadap UVA & UVB, bukan hanya salah satu) dan digunakan dalam takaran yang cukup, maka penggunaan mereka sebagai perlindungan utama sah-sah saja. Tetapi, FDA (U.S. Food and Drug Administration) sendiri merekomendasikan memakai sunscreen “generously and liberally” dan secara umum angka ½ tsp seringkali menjadi patokan untuk pemakaian di wajah (tidak termasuk leher).

Berdasarkan rekomendasi di atas, sepertinya jarang ada yang menggunakan foundation sebanyak 1 sendok penuh, memerhitungkan kita menginginkan proteksi penuh untuk wajah dan leher, dari sinilah muncul larangan untuk menggantikan sunscreen dengan base make-up.

Solusinya, gunakan sunscreen atau pelembab dengan broad-spectrum protection secara benar, lalu anggap produk make-up dengan SPF anda sebagai tambahan perlindungan. Untuk perlindungan lebih, gunakan bedak ber-SPF untuk pilihan touch-up dan produk skincare yang kaya antioksidan untuk menangkal radikal bebas.

Dengan pemanasan global yang menjadi isu penting beberapa tahun terakhir, masalah-masalah kulit karena sinar matahari sudah harus menjadi prioritas, bahkan sebelum menemukan makeup atau gaya riasan yang tepat. Setuju?

 

(Images: Intothegloss)

What's On Fimela