Diet Sukses: Bukan Cuma Buat Langsing, Diet Juga Bisa Bikin Awet Muda

Karla Farhana diperbarui 18 Jul 2018, 17:55 WIB

Fimela.com, Jakarta Diet biasanya memang bertujuan untuk menurunkan berat badan. Tapi, banyak orang nggak tahu kalau diet sehat juga banyak manfaat lainnya. 

Diet sehat akan memperbaiki dan memelihara seluruh organ tubuh. Sehingga, semua sistem bekerja dengan efektif dan baik. Karena itu, penyakit pun jadi jarang datang. 

Selain kesehatan, diet yang baik juga ternyata membuat sel-sel yang rusak diperbaiki dengan segera. Makanya, semua orang yang melalukan diet sehat biasanya tampak jauh lebih muda dari usia sebenarnya. 

Seperti yang dialami Filomena Warihay yang berusia 80 tahun. Namun, karena sudah lama menjalani diet sehat, ibu dari 4 anak ini terlihat 30 tahun lebih muda! 

Ternyata, katanya kepada Prevention, rahasianya nggak macam-macam, lho! Cuma diet sehat dan selalu bangun di pagi hari dengan sejumlah tujuan yang pasti dan semangat yang nggak pernah redup. 

Namun, ada satu diet yang memang dia jalani sejak lama dan membuat tubuhnya langsing serta awet muda. Diet 70-20-10 namanya! 

 

 

 

 

 

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Diet 70-20-10

Filomena Warihay | Sumber: Prevention.com

Diet ini mungkin masih jarang didengar orang. Namun, prinsipnya sebenarnya mirip dengan diet-diet sehat lainnya. Ibu dari 4 anak ini setiap hari mengatur apa saja yang dia makan. 

Sekitar 70 persen dari menu makannya adalah buah, sayuran, dan juga biji-bijian. Sementara, 20 persennya lagi adalah protein seperti ayam dan ikan. Sisanya, lemak sehat! Bukan lemak yang berasal dari gorengan, lho! 

3 dari 3 halaman

Lari Setiap Hari

Pengin ikutan acara lomba lari sekeluarga? Bisa lho, sekarang kamu bisa ikut kategori Family Run di MILO Jakarta International 10K (MILOJI10K) 2018. (Ilustrasi: Pexels.com)

Selain mengatur makan, dia juga mengaku selalu berolahraga dengan rutin. Hal ini dia lakukan lantaran salah satu anaknya mendapatkan beasiswa di bidang atletik. 

"Anak perempuan saya yang tengah dapat beasiswa atletik, dan ketika dia mendapatkan jadwal latihan sebelum jadi mahasiswa baru, dia melihat kalau lari (kira-kira) 5 km termasuk dalam jadwal latihannya, dia mengajak saya untuk ikut lari bersamanya. Terus, gimana bisa saya tolak?" katanya seperti dikutip dari Prevention.