Klasik Tapi Ampuh, Jurus Tarik Ulur Biar Gebetan Jatuh ke Pelukan!

fitriandiani diperbarui 02 Sep 2018, 15:20 WIB

Fimela.com, Jakarta Jurus tarik ulur gebetan saat PDKT sepertinya masih dan akan selalu relevan untuk diterapkan kapanpun. Memang terkesan klasik atau bahkan dicap 'basi', tapi jurus tarik ulur ini semacam hal wajib jika ingin memastikan si gebetan benar-benar jatuh ke pelukan.

Di satu sisi, tarik ulur ini terkesan mempermainkan. Tapi kalau kamu berpikir begitu, kamu salah. Justru tarik ulur ini adalah seninya PDKT. Memang harus ditarik ulur supaya bisa memancing perasaan yang mungkin selama ini tersembunyi.

Coba bayangkan jika PDKT-mu sama dia berjalan lancar-lancar saja. Dia selalu mengabarimu, selalu memberimu perhatian, selalu ada kapanpun kamu butuh; yang ada kamu tidak merasa tertantang untuk mendapatkannya. Malah bisa-bisa, kamu menyepelekan kehadirannya. Begitu pula dia terhadapmu kalau kamu semudah itu didapatkan.

Selain itu, tarik ulur saat PDKT juga melatih kamu dan si gebetan untuk menghadapi konflik. Hitung-hitung simulasi untuk membangun hubungan yang sebenarnya, lah. Terapkan jurus tarik ulur ini ke dia, tapi kamu harus sadari juga kalau dia pun mungkin menerapkan jurus yang sama ke kamu.

Jadi, dari mana bisa memulai jurus tarik ulur gebetan tersebut? Simak di bawah ini, ya!

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

4 Jurus Tarik Ulur Gebetan

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Christin Hume)

Kasih dia perhatian di saat dia tak mengharapkannya

Kamu perlu pandai membaca situasi untuk menerapkan trik ini. Kapan dia dengan sengaja melakukan sesuatu karena ingin kamu perhatikan, kapan dia biasa saja tapi ada celah untuk kamu memberinya perhatian. Nah, untuk benar-benar menunjukkan perhatian, manfaatkan kesempatan yang kedua. Tapi saat 'kode' untuk kesempatan yang pertama datang, berikan feedback sebagai tanda kalau kamu memahami kodenya.

Jangan selalu muncul di hari-harinya, tapi sesekali tunjukkan kalau kamu mencarinya

Kamu tak perlu selalu muncul di depannya untuk memberi tahu kalau kamu juga menyukainya. Yang penting, jangan kebanyakan jual mahal dan ketinggian gengsi. Kapanpun kamu merasa ingin ngobrol, jangan ragu untuk menghubunginya duluan. Kalau kamu ingin bertemu, jangan ragu juga untuk mengajaknya.

 

3 dari 3 halaman

Selain Tunjukkan kalau Dia Istimewa, Kamu Juga Harus Tunjukkan kalau Dirimu Layak Diperlakukan Istimewa

Ilustrasi relationship. (Foto: unsplash.com/Joanna Nix)

Biarkan dia tahu kalau kamu memberinya tempat spesial di hati, tapi dia harus berusaha jika ingin menghuninya

Kalau dia memang spesial, biarkan dia tahu. Tapi kamu harus mengajarkannya untuk menghargaimu. Tetap pegang erat prinsip-prinsipmu. Jangan terlalu banyak melonggarkan apa yang kamu yakini demi dia. Dia harus berusaha, kalian harus berkompromi. Ingat, sekecil apapun kebiasaan yang terjadi sekarang akan berperan sebagai fondasi jika hubungan kalian terbangun kelak.

Sayangi dirimu lebih dari kamu menyayanginya

Kalau kamu ingin dia menyayangimu, tunjukkan caranya. Sayangilah dirimu lebih dari kamu menyayanginya. Bukan berarti kamu harus jadi orang yang egois atau narsis, ya. Tapi, cuma dengan menyayangi dirimu sendiri ini kamu akan terhindar dari masalah-masalah yang tak perlu dalam hubunganmu nanti. Seperti misal, posesif, cemburuan, dan semacamnya. Dengan menyayangi dirimu sendiri, kamu akan mengajarkan dia untuk memperlakukan kamu dengan baik.