Puncak segala rindu bukan ungkapan pun pertemuan, tapi saling mendoakan

Mimi Rohmitriasih diperbarui 22 Okt 2018, 15:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Rindu adalah perasaan yang kerap dirasakan oleh semua orang. Terkhusus bagi mereka yang menjalin hubungan jarak jauh. Ketika jarak dan waktu memisahkan, rindu tak hanya datang sekali dua kali dalam seminggu. Lebih dari itu, rindu bisa datang setiap waktu di setiap harinya.

Pernah merasa rindu kepada pasangan sahabat Fimela? Jangankan yang terpisah jarak dan waktu, seseorang yang sedang dilanda cinta dan setiap hari bisa bertemu masih tetap dilanda rindu menggebu-gebu saat keduanya tak bersama.

2 dari 3 halaman

Obat rindu pertemuan, benarkah seperti itu?

ilustrasi/copyright unsplash.com/Pricilla Du Preez

Mengenai rindu sendiri, kata orang obat dari rindu adalah pertemuan. Lantas, bagaimana jika jarak kita dan pasangan jauh, butuh berjam-jam bahkan berhari-hari perjalanan untuk bisa pulang dan melakukan pertemuan yang diimpikan? Butuh biaya yang tidak sedikit juga butuh persetujuan dari atasan yang tidak mudah didapat?

Saat ini, ada banyak alat telekomunikasi yang bisa dimanfaatkan untuk mengobati rasa rindu di dada pada pasangan. Kita bisa mengobati rindu dengan telepon, chatting atau video call. Pasalnya, puncak segala rindu bukan tentang ingin segera bertemu pun saling mengungkapkan melainkan saling mendoakan.

3 dari 3 halaman

Obati rindu dengan doa, yakin semua akan indah pada waktunya

Foto: copyright thinkstockphotos.com

Tetap sabar menjaga kerinduan yang ada di dada. Nimati setiap proses yang ada dan yakinlah bahwa pertemuan indah itu akan datang pada waktunya. Ketika kita rindu pada suami, ungkapkan tapi seperlunya saja. Jangan uring-uringan dengan rindu yang ada karena akan membuat kita maupun suami semakin gelisah.

Sementara buat kita yang merindukan kekasih yang sedang jauh di sana, sebut namanya dalam doa dan mintalah Tuhan untuk menjaga rindu tersebut menjadi rindu yang halal nantinya. Saat kita merindukan seseorang, kita tak perlu mengungkapkan apalagi mengatakannya kepada siapa saja di sekitar kita. Tetaplah bijak dalam menjaga rindu tersebut, nikmati rindu yang ada di dada, redam rindu tersebut dalam doa-doa terbaikmu.

Jika kita tak bisa bertemu dengan seseorang yang dirindukan secepatnya, lewat doa setidaknya kita bisa saling bertemu kapan saja dan di mana saja. Percayalah, doa tulus akan turut diaminkan semesta dan menuntun kita menemukan segala yang terbaik dan terbahagia ke depannya.