Kenapa tak perlu terburu-buru menemukan cinta sejati?

Endah Wijayanti diperbarui 24 Okt 2018, 13:40 WIB

Fimela.com, Jakarta Dulu saat melihat orang lain berpasangan, selalu muncul perasaan iri. "Kapan ya aku bisa punya pasangan kayak dia?" "Kapan ya bisa sebahagia mereka?" Dulu kita mungkin langsung merasa galau begitu melihat orang-orang terdekat kita satu per satu menikah dan melanjutkan fase kehidupan mereka yang baru. Rasanya kita makin tertinggal jauh di belakang dan meratapi kesendirian dengan penuh air mata.

Tapi semakin dewasa usia kita, kita bakal lebih bijak menghadapi semua. Kita tak perlu lagi buru-buru menemukan cinta sejati. Akan ada pada suatu titik ketika kita berusaha ikhlas dengan semuanya, kita akan merasa lebih lega dan bahagia. Kita pun tak lagi merasa dibuat capek dengan tuntutan menemukan jodoh.

1. Cinta sejati akan bakal datang di waktu terindah

Setiap orang punya jodohnya masing-masing. Masing-masing dari kita punya jalinan cerita hidup sendiri. Memang ada saat-saat kita merasa cemburu pada orang lain. Ada masa-masa kita merasa begitu tertekan kenapa cuma kita yang masih sendiri. Namun, saat kita sudah benar-benar dewasa, kita akan menyadari bahwa cinta sejati pada setiap orang selalu datang di waktu yang paling tepat dan sempurna.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

True love can not be found where it does not truly exist, nor can it be hidden.

Ilustrasi/copyright shutterstock

2. Terburu-buru hanya akan membuat batin makin tersiksa

Luruskan lagi niat kita soal menemukan dan mencari cinta sejati. Saatnya untuk lebih hati-hati, lebih tenang, dan tidak terburu-buru menemukan seseorang yang tepat. Selama ini kita sering merasa stres dan tertekan karena kita menganggap pernikahan itu sebuah lomba atau kompetisi. Padahal, setiap orang punya jalan dan lika-liku masalahnya sendiri.

3. Bertahan pada hubungan yang salah cuma bikin menderita

Karena terburu-buru, seringkali kita langsung menerima sosok yang baru hadir di hidup kita. Lalu terjebak dalam hubungan yang salah yang sebenarnya cuma bikin kita makin menderita. Tapi begitu kita makin dewasa, kita akan menyadari bahwa banyak prioritas hidup yang perlu dipikirkan dan diperhatikan. Kita pun berhak bahagia bersama orang yang benar-benar tepat, dan bukan bersama orang yang asal pilih saja.

3 dari 3 halaman

Real love still happens sometimes

ilustrasi./copyright unsplash/Guilherme Stecanella

4. Segala sesuatunya diciptakan berpasang-pasangan

Bila kini kita masih dilanda rasa sedih karena kesepian, yakin saja akan ada saatnya kita akan lebih bahagia di masa yang mendatang. Bila saat ini masih sendiri, yakinlah kita akan mendapat seseorang yang akan bisa selalu membersamai. Segalanya diciptakan berpasangan. Semuanya diciptakan seimbang. Jadi daripada saat ini kita stres dan terburu-buru, mending nikmati setiap hari yang kita lalui. Mengisi setiap hari yang berharga dengan momen-momen terbaik sambil terus berusaha memperbaiki diri.

Bila memang sudah saatnya, cinta sejati itu akan datang dengan cara tak terduga. Akan ada kejutan sendiri yang akan kita dapat nantinya. Tak ada yang datang terlalu cepat atau terlambat. Segala yang indah pasti datang di momen yang paling tepat.