Mengenal Charins, Head Pastry Chef di Benedict Jakarta

Anisha Saktian Putri diperbarui 06 Nov 2018, 17:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Menempuh pendidikan biochemistry, kemudian bekerja di bidang biochemistry Singapura, tidak menghentikan langkah Chef Charins Chang untuk mengejar passionnya di bidang kuliner, terutama pastry.

Kecintaan terhadap kue, ia salurkan berjualan kue secara online diwaktu senggangnya ketika bekerja di Singapura. Dari situlah, Chef Charins sadar kue yang dibuatnya diminati banyak orang. Hingga akhirnya memutuskan untuk berhenti bekerja dan memperdalam ilmunya di bidang pastry

 “Saya suka membuat kue baru setiap saat, suka ardenalin saat di dapur. Kaya banyak orderan kita harus cepat tapi kualitas makanan juga harus baik. Pas kerja di Singapura mulai jualaun kue online, eh banyak yang suka. Dari situ aku milih fokus untuk jadi chef pastry profesional,” ujarnya saat ditemui di Jakarta Culinary Festival, Minggu (4/11). 

Keseriusan memperdalam ilmu pastry pun membuat dirinya yakin untuk pergi ke Perancis untuk sekolah di pastry Ecole Nationale Supérieure de la Pâtisserie. Setelah mendapat ilmu cukup banyak di Perancis, Chef Charins pun kembali ke Indonesia di tahun 2016. Dan secara resmi membuka toko kue online yang diberi nama charins.com. 

“Pastry itu untuk mengekspresikan diri saya ke orang lain. Kalau saya, lebih suka rasa yang diminati banyak orang, terutama dengan tekstur yang cruncy. Sekarang lagi suka makanan khas Indoensia, namun dibuat jadi lebih menarik. Seperti saya buat tart ketan item, semua bahan lokal yang sering ditemui tapi dibuat dengan teknik perancis,” tambahnya.

2 dari 2 halaman

Tantangan menjadi Chef

Chef Charins

2,5 tahun menjadi Chef, Charins tidak pernah merasa memiliki tantangan yang cukup berat. Sebab saat ini di dunia pastry sudah banyak chef perempuan. Jadi itu adalah hal yang biasa.

“Paling kalo suruh angkat tepung di karung yang cukup berat, itu rada susah. Tapi selebihnya tidak ada tantangan yang cukup berat,” ucapnya. 

Selain memiliki toko kue secara online, Chef Charins juga menjabat sebagai Head Pastry Chef di Benedict Jakarta. 

Charins mengatakan, di masa mendatang ia berharap memiliki yayasan yang khusus mengajarkan anak-anak Indonesia bagaimana cara memasak atay membuat kue. Agar anak-anak Indonesia dapat belajar, dan bisa meraih cita-citanya di bidang kuliner.

“Saat ini sudah ada Petit Koki, seperti kelas memasak untuk anak-anak. Di sini saya mengajarkan kepada anak-anak Indonesia, apa saja ilmu yang saya dapat selama belajar di Perancis,” tutupnya.