Jelajahi destinasi sejarah kota Surabaya di Hari Pahlawan

Vinsensia Dianawanti diperbarui 07 Nov 2018, 12:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Surabaya menjadi bagian dari sejarah kemerdekaan Republik Indonesia. Bagaimana? Sebuah peristiwa bersejarah pernah terjadi di kota ini. Pertempuran sengit antara Belanda dan pahlawan Indonesia yang terjadi pada November 1945 meninggalkan banyak cerita.

Hingga kini, setiap 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan. Jelang Hari Pahlawan, menjadi momen yang tepat untuk menjelajah sedikit beberapa tempat bersejarah yang ada di Surabaya. Seperti yang telah dirangkum oleh Agoda.com. Ada destinasi sejarah apa saja yang ada di Surabaya?

1. Tugu Pahlawan

Napak tilas bisa dimulai dengan mengunjungi Tugu Pahlawan. Dengan mengunjungi Tugu Pahlawan, kita menghargai keberanian para pejuang yang gugur di medan pertempuan. Setelah itu, kunjungi Museum 10 November yang berada di kompleks yang sama. Sehinga pengunjung lebih memahami sejarah Pertempuran Surabaya.

Untuk bisa lebih merasakan napak tilas dari pertempuran Surabaya, pengunjung bisa menginap di Hotel Majapahit Surabaya yang dulunya merupakan Hotel Yamato. Hotel ini menjadi tempat para pemuda Indonesia merobek potongan biru bendera Belanda yang menjadikannya bendera Indonesia.

 

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Destinasi sejarah di Kota Pahlawan

2. Sentuhan kolonial di pusat kota

Dari Bumi Surabaya City Resort, pengunjung bisa melanjutkan eksplorasi sejarah tengah kota dengan melihat pemandangan layaknya kota tua. Sentuhan arsitektur dan fasad gaya kolonial Belanda masih begitu kental terasa di sepanjang jalan.

Jangan lupa untuk mampir ke Monumen Bambu Runcing. Bambu Runcing sendiri merupakan senjata sederhana yang digunakan para pemuda untuk melawan musuh yang membawa senjata api.

3. Nikmati suasana metropolitan

Jika sudah selesai mengunjungi situs bersejara, ini saatnya untuk menikmati kota Surabaya pasca pertempuran. Beberapa pahlawan, seperti Basuki Rahmat, Mayjen Sungkono, dan HR Muhammad, menjadi nama tiga tentara nasional yang diabadikan menjadi nama jalan. Kini, wilayah tersebut menjadi salah satu pusat belanja dan kuliner.

Menikmati pemandangan metropolitan Surabaya, pengunjung bisa menginap di The Alimar Premier yang menawarkan desain sederhana dan menarik. Baik di dalam maupun luar gedung.

4. Berjalan-jalan di tepi sungaiSungai Brantas adalah sungai terbesar kedua di Pulau Jawa. Sungai ini membelah kota Surabaya dari Jembatan Merah hingga Gunungsari. Jembatan Merah menjadi tempat pertempuran sengit pada saat Pertempuran Surabaya. Untuk itu, jembatan ini dinamakan Jembatan Merah karena banyaknya darah para pejuang yang tertumpah di sana.

Untuk menikmati pemandangan malam yang indah, pengunjung bisa menginap di TS Suites Surabaya yang terletak di komplesk Surabaya Town Square. Di mana pengunjung menemukan banyak pilihan untuk bersantap dan liburan. Karena dilengkapi dengan karaoke keluarga dan spa yang lengkap.