5 Mitos Tentang Anak Tunggal

Fimela diperbarui 13 Agu 2012, 14:00 WIB

Banyak orang beranggapan bahwa anak tunggal memiliki kepribadian yang egois dan cenderung manja. Tetapi, menurut All Women Stalk, hal tersebut hanyalah mitos belaka. Bersama dengan mitos lain, berikut akan dipaparkan beberapa kesalahkaprahan yang banyak diyakini masyarakat.

1. Manja

Siapa bilang anak tunggal selalu manja? Yang ada, orang tua memberikan sesuatu yang paling berkualitas untuk anak satu-satunya. Bukankah khawatir itu perlu, terlebih bagi anak satu-satunya?

2. Menuntut

Banyak anak tunggal yang diidentikkan dengan kepribadian yang seringkali menuntut. Padahal, banyak orang tua yang mempunyai anak tunggal justru mendidiknya agar lebih mandiri dan tahu bagaimana cara meminta dengan sopan.

3. Kurang pandai bergaul

Jelas sekali bahwa anggapan ini sepenuhnya salah. Justru anak tunggal jauh lebih pandai bergaul dibandingkan dengan anak-anak lain yang memiliki saudara. Karena, dengan banyak bergaul, anak tunggal akan merasa jauh dari kesepian.

4. Bossy

Well, asumsi orang kebanyakan mengatakan bahwa anak tunggal selalu bossy atau gemar memerintah. Padahal, tidak demikian adanya. Anak tunggal justru cenderung membaur dengan banyak teman, untuk menghilangkan sepi.

5. Merasa kesepian

Ada kalanya anak tunggal memang merasa kesepian. Namun, hal itu akan hilang karena anak tunggal pandai bergaul dengan teman-teman di sekolahnya. Jadi, anggapan bahwa anak tunggal sering merasa kesepian itu salah.

(vem/tik)