OBH Combi Plus, Obat untuk Batuk yang Disertai Pilek

Fimela diperbarui 01 Agu 2012, 18:05 WIB

Banyak jenis obat batuk yang ditawarkan saat ini. Sebelum membeli obat batuk, alangkah baiknya jika kita mengenali jenis batuk yang kita alami. Apakah batuk berdahak atau batuk kering? Membedakannya mudah, dari suara batuknya juga dapat terlihat apakah batuk berdahak atau batuk kering. Tentunya jika batuk berdahak, akan mengeluarkan dahak dan batuk kering tidak. Setelah tahu jenis batuknya, kita juga harus tahu kandungan zat yang ada dalam obat batuk.  

Beberapa definisi dalam obat batuk adalah ekspektoran, antitusif, dan mukolitik. Ekspektoran, golongan obat yang tidak menekan refleks batuk. Obat ini merangsang pengeluaran dahak, dengan cara mengencerkan dahak. Antitusif adalah golongan obat yang menekan refleks batuk pada sistem syaraf pusat di otak. Antitusif lebih cocok untuk batuk kering. Sedang mukolitik cocok untuk batuk dengan dahak kental, karena mukolitik dapat mengencerkan sekret saluran napas.

Combiphar mengeluarkan beragam produk obat batuk. Dari kandungan zat yang ada dalam obat batuk Combi, kita bisa mengerti manfaat dari obat batuk Combi. Seperti OBH Combi Plus (untuk dewasa), di dalamnya (tiap 5 ml) mengandung Succus Liquiritiae (167 mg), Parasetamol (65mg), Ammonium Khlorida (50 mg), Efedrina Hidrokhlorida (5mg), Khlorfeniramina Maleat (2 mg), Ethanol 2%, Peppermint Oil, Menthol Crystal. Succus Liquiritiae merupakan salah satu komponen Obat Batuk Hitam (OBH), berwarna hitam coklat, dan larut dalam air, mempunyai efek ekspektoran. Parasetamol , zat yang digunakan untuk mengurangi serangan sakit kepala. Ammonium Khlorida termasuk dalam golongan ekspektoran. Dilihat dari detail bahan di dalamnya OBH Combi sangat cocok untuk meredakan batuk disertai dengan pilek, dan dahak. OBH Combi Plus memiliki ukuran botol 60 ml dan 100 ml sesuai kebutuhan anda. Jika anda terserang batuk disertai pilek jangan ragu untuk membeli obat batuk ini.

(vem/win)
What's On Fimela