Di Indonesia, stretch mark masih cenderung tabu & malu untuk dibicarakan. Padahal stretch mark mengancam sebagian besar wanita. Hal ini dikarenakan stretch mark sedikit banyak meninggalkan tampilan yang tidak indah, sehingga wanita menjadi malu untuk mengungkapkan seberapa parahnya tampilan stretch mark mereka.
Stretch mark dapat terjadi pada wanita hamil. Penelitian membuktikan bahwa stretch mark terjadi pada 9 dari 10 wanita hamil. Stretch mark juga dapat terjadi pada remaja, baik perempuan maupun laki-laki, terutama yang sedang mengalami pubertas karena terjadinya perubahan hormon di dalam tubuh mereka. 7 dari 10 perempuan, dan 4 dari 10 laki-laki umumnya memiliki stretch mark pada masa pubertas mereka.
Selain terjadi pada wanita hamil dan remaja, binaragawan serta pria dan wanita yang mengalami kenaikan berat badan secara drastis juga dapat mengalami masalah stretch mark.Stretch mark cenderung terjadi pada kulit yang kering dibandingkan kulit lembab.Stretch mark dapat diminimalisir dengan melakukan perawatan kulit sejak dini. Perawatan stretch mark tergantung pada usia, jenis kulit, keturunan, diet dan hidrasi. Beberapa jenis kulit yang lebih lembab, cenderung memiliki elastisitas lebih baik sehingga stretch mark dapat lebih mudah dirawat. Gly Derm Stretch Mark cream dapat mengurangi stretch mark Anda tanpa perlu biaya yang mengejutkan.
(vem/HDS)