Yang Biasanya Bikin Pengantin Baru Bertengkar

Fimela diperbarui 08 Apr 2013, 15:30 WIB

Siapa bilang pengantin baru itu isinya hanya hal-hal manis saja. Sekalipun melewati momen romantis ternyata para pengantin baru juga mengalami episode pertengkaran. Terutama mereka yang baru menikah tiga bulan lamanya. Ada saja hal-hal yang memicu pertengkaran.

Bagaimanapun, sebenarnya hal itu normal terjadi kok. Tak perlu terlalu dikhawatirkan apalagi sampai membuat Anda ingin berpisah. Ingatlah bahwa hampir semua pasangan baru selalu mengalami pertengkaran seperti beberapa hal di bawah ini:

Kebiasaan buruk

Dulu sewaktu belum tinggal di satu atap yang sama, kebiasaan buruknya tak terdeteksi. Kali ini, karena setiap hari bertemu dan tidur di ranjang yang sama, seketika Anda tahu semua kebiasaan buruk yang terkadang mengganggu Anda.

Entah itu gaya tidurnya yang menghabiskan tempat, kebiasaan ngoroknya, doyan ngemil di tempat tidur, dan lain sebagainya. Anda perlu tahu bahwa kebiasaan buruk tak bisa instant diubah dengan pertengkaran. Anda perlu jurus-jurus jitu dan kesabaran untuk mengubah kebiasaannya.

Pengeluaran besar

Dan karena sudah menikah kemudian bisa berhemat ria? Jangan keburu senang dulu. Justru saat menikah pengeluaran terkadang berbeda dari saat Anda single. Saat sedang berpacaran dulu, Anda akan rajin menabung demi membelikan dia hadiah ulang tahun atau sekedar membuatkan kue. Kalau sudah menikah, Anda akan kebingungan mengatur budget belanja, membayar listrik, membayar tagihan kredit, dan lain sebagainya sampai-sampai Anda kesal karena tak bisa menghabiskan uang seperti saat Anda single dulu.

Masalah keluarga

Belum memiliki anak, yang biasanya mengganggu adalah anggota keluarganya. Ada saja masalah yang timbul karena keluarga, semisal kurang cocok dengan mertua atau dengan saudara ipar.

Dan umumnya, para pasangan masih membela keluarganya masing-masing.

Tekanan kerja

Karena sudah menikah tentunya tanggung jawab lebih besar. Dan tanggung jawab tersebut di beberapa kesempatan membuat pekerjaan menjadi tekanan yang jauh lebih besar.

Apabila dulu saat atasan marah-marah Anda bisa kabur bersama teman-teman sekedar berkaraoke ria, karena sudah menikah Anda harus mencari cara melupakan masalah yang berbeda. Dan hal ini akan membuat beban Anda semakin menumpuk sehingga Anda merasa bahwa pekerjaan Anda semakin berat saja.

Pekerjaan rumah tangga

Kalau dulu sih malas mencuci baju bisa laundry, malas beres-beres tempat tidur, Anda bisa meninggalkannya begitu saja dan menunggu mood untuk bersih-bersih. Namun, Anda tidak bisa melakukan hal yang sama setelah menikah. Adalah tanggung jawab Anda untuk bersih-bersih rumah dan beberes. Di mana Anda memang tidak bisa bersantai-santai dan memiliki tugas lebih sebagai pelaku rumah tangga.

Sensitif

Pasangan muda biasanya sensitif dan mudah tersinggung. Karena sedang dalam masa penyesuaian diri, maka ada saja hal-hal kecil yang membuat tersinggung dan ingin marah. Padahal sebenarnya masalah tersebut bisa lho kalau tidak dibesar-besarkan.

Yang jelas, pertengkaran sebenarnya adalah hal yang wajar antara kedua orang (sekalipun pasangan). Karena tidak ada orang yang selalu memiliki pemikiran dan persepsi yang sama, maka adalah hal yang biasa bila sepasang suami istri bisa berbeda pendapat.

Jika hal itu sedang Anda alami, let it flow dan take it easy saja. Jangan banyak dimasukkan ke dalam hati dan lakukan hal-hal positif yang akan membuat Anda semakin mengenal dirinya. Curi waktu untuk berbincang dan bercanda santai atas masalah-masalah tersebut sehingga bisa diselesaikan tanpa membuat Anda bertengkar. [initial]

BACA JUGA:

Foto-Foto Lamaran Yang Bikin Pengen Nikah

Kisah Cinta Romantis Pak Dahlan Iskan dan Istrinya

Memeluk Orang Yang Kita Cintai Bikin Tubuh Lebih Sehat

7 Cara Agar Pria Jatuh Cinta Pada Anda

5 Cerita Pendek Kisah Romantis

Cinta Itu Datangnya Tak Bisa Ditebak

SETIA: Selingkuh Tiada Akhir

Mengubah Si Dia Menjadi Pria Romantis

 

(vem/bee)
What's On Fimela