Posisi Tidur Yang Tepat Untuk Ibu Hamil

Fimela diperbarui 03 Mei 2013, 08:00 WIB

Jangan meremehkan posisi tidur, apalagi jika Anda sedang hamil. Salah posisi tidur dapat menyebabkan tubuh sakit, kekurangan oksigen hingga problem kesehatan vital lain di masa kehamilan.

Karena sedang hamil, tentu saja perlakuan pada tubuh harus berbeda. Saat hamil, sangat penting memperhatikan jam tidur yang cukup. Pastikan Anda tidur setidaknya 8 jam sehari agar tubuh selalu fit dan tidak mudah jatuh sakit. Apalagi seiring bertambahnya usia kehamilan, beban pada perut perlahan mulai terasa. Hal ini akan mempengaruhi kenyamanan tidur serta rasa pegal pada pinggul.

Bagaimana posisi tidur yang nyaman dan tepat untuk ibu hamil? Dikutip dari Boldsky.com, inilah posisi tidur yang disarankan untuk ibu hamil:

Tidur miring ke kiri

Hampir semua ahli medis setuju bahwa tidur miring ke kiri adalah posisi terbaik sepanjang kehamilan. Posisi ini dapat membantu memperlancar peredaran darah kepada bayi. Inilah yang menyebabkan si bayi di dalam perut dapat tidur lebih nyenyak karena mendapat asupan oksigen yang cukup. Jika pada saat itu perut terasa kencang dan tidak nyaman, maka baringkan tubuh sejenak dan kembali ke posisi miring ke kiri bergantian.

Kabarnya, tidur miring ke kiri juga memaksimalkan kerja ginjal untuk menyaring dan membuang zat kimia yang tidak dibutuhkan oleh tubuh, lebih cepat dari posisi tidur lainnya.

Tidur telungkup

Bagaimana bisa dengan perut buncit tidur telungkup? Tidur posisi ini hanya bisa dilakukan pada trisemester pertama saja. Pada saat ini, usia janin masih kecil dan dinding uterus masih terlindungi tulang pelvic, sehingga tidak akan melukai janin.

Hanya saja, banyak ibu hamil yang merasa takut melukai janin dan tetap tidak nyaman dengan posisi tidur ini. Untuk itu, mari coba posisi tidur lainnya.

Tidur telentang

Sekalipun posisi ini dianggap posisi tidur paling aman, namun kerap kali posisi ini membuat tubuh terasa sakit dan kepayahan. Penyebabnya, Anda masih harus menyangga beban perut di saat tidur. Tidur sepanjang malam dalam posisi ini menyebabkan keesokan harinya pinggul akan terasa pegal-pegal dan perut terasa kencang. Untuk itu, pastikan Anda mengganti posisi tidur sehingga tubuh tidak terasa sakit dan bangun lebih fresh keesokan harinya.

Oya bunda, sangat penting pula untuk melemaskan otot-otot tubuh sebelum tidur sehingga tidur menjadi lebih rileks. Apabila perlu, minum segelas susu putih hangat menjelang tidur agar tidur jadi nyenyak hingga keesokan paginya. [initial]

BACA JUGA:

6 Cara Jitu Menebak Jenis Kelamin Bayi

3 Posisi Seks Favorit Untuk Wanita Yang Sedang Hamil

6 Penyebab Umum Wanita Belum Juga Memiliki Anak

5 Baju Renang Cantik Untuk Ibu Hamil

Ketahui Masa Subur Lewat Air Liur

30 Cara Menebak Jenis Kelamin Bayi

4 Cara Meningkatkan Kesuburan Pria

(vem/bee)
What's On Fimela