Berani Nekat Menggunakan Toilet Ini?

Fimela diperbarui 30 Mei 2013, 14:30 WIB

Apabila Anda pergi ke Kenya dan berkunjung ke beberapa perkampungan kumuh di sana, Anda akan dibuat tercengang. Karena kondisi wilayah yang miskin, maka banyak rumah di sana hanya terbuat dari atap rumah yang dijadikan sekat tembok.

Tak terduga bagaimana rasa panas yang dialami saat siang hari dan kemarau tiba.

Namun, Anda akan lebih miris melihat bagaimana fasilitas kebersihan di sana. Karena tergolong negara ketiga, maka di sana sangatlah langka fasilitas kesehatan dan kebersihan. Menemukan satu WC yang lengkap saja hampir tidak mungkin, yang dapat Anda temukan adalah gundukan kotoran manusia yang disimpan di dalam plastik dan dibuang sembarangan di jalan.

Kotoran tersebut akan tetap berada di jalan, tak ada yang memungut atau membersihkan, kecuali air hujan. Dan mirisnya lagi, saat hujan, kotoran tersebut akan terbawa banjir ke sungai dan bercampur dengan air yang dikonsumsi untuk minum, memasak atau mandi dan mencuci.

Tak heran apabila di sana malaria dan tipus menjadi penyakit langganan yang tidak langka lagi.

Melihat kemirisan di sana, beberapa orang tergerak hatinya membangun fasilitas umum. Namun, namanya juga di negara ketiga, sulit sekali menemukan bahan-bahan bangunan yang dapat dipakai. Adapun, harganya akan sangat mahal sehingga untuk sementara ini toilet yang berhasil dibangun adalah toilet terbuka. Maksud kami, benar-benar terbuka (lihat gambar)

Tidak ada penutup sama sekali di sana (termasuk penutup toilet). Tak ada kain, tembok, atau sekat yang membuat Anda invisible dari orang yang lewat. Jadi, saat Anda hendak buang hajat, semua orang bebas melihat Anda. Dan kami yakin, justru Anda yang akan kebingungan menyembunyikan diri di sana.

Kecilnya biaya sumbangan membuat fasilitas ini tak kunjung dibangun dengan sempurna. Yah, apa boleh buat, rakyat Kenya cukup senang mendapat bantuan kecil ini, dan tak harus buang hajat dan dibuang ke jalanan.

Bagaimana? Berani nekat nggak memakai toilet seperti di Kenya? Hihi, malu kann... Nah, makanya punya toilet yang lengkap itu disyukuri dan dirawat kebersihannya. Jangan lupa ya.

(vem/bee)