Kalau Air Ketuban Pecah Saat di Rumah

Fimela diperbarui 27 Jun 2013, 10:05 WIB

Bagi yang baru akan melahirkan anak pertama atau sudah pernah melahirkan, proses di mana ketuban pecah adalah saat-saat yang selalu bikin dag dig dug. Apabila saat itu Anda tengah asyik berbelanja di swalayan, di pasar atau mungkin sedang di rumah, apa sih yang harus Anda lakukan pertama kali sebelum pergi ke rumah sakit?

Bunda, yang pertama kali harus Anda lakukan adalah mengatur nafas dan buat diri serileks mungkin agar tidak panik ya. Normalnya, pecahnya ketuban memang menjadi sebuah tanda bahwa persalinan sudah siap dilakukan. Tetapi, ada kalanya ketuban pecah ini disebabkan oleh hal lain, misalnya kondisi tubuh yang tidak fit dan sedang sakit.

Ketuban bisa pecah karena adanya kontraksi yang terjadi secara reguler. Pada saat ketuban pecah, terkadang terdengar seperti letupan gelembung atau keluarnya cairan dari dalam rahim dalam jumlah yang cukup banyak.

Yang harus Anda lakukan saat ketuban mendadak pecah adalah:

1. Catat waktu tepatnya ketuban tersebut pecah

Saat ketuban pecah, maka tingkat terserang infeksi sangat tinggi. Sehingga dokter akan melakukan serangkaian protokol yang akan membuat bayi tetap aman. Tugas Anda adalah mencatat waktunya, sehingga dokter dapat mempersiapkan semua hal lebih dini.

2. Lihat warna air ketubannya

Air ketuban yang normal tidak berwarna dan bening. Akan menjadi masalah apabila air ketuban Anda berwarna kehijauan atau cokelat. Nah inilah indikasi bahwa Anda harus segera mendapatkan perawatan di rumah sakit.

3. Cek aroma ketuban

Air ketuban yang normal juga tidak berbau. Apabila aromanya tidak sedap, maka ada kemungkinan di dalam tubuh Anda mengalami infeksi. Dan ini juga merupakan tanda bahwa Anda harus segera mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Tak perlu terlalu khawatir juga, apabila air ketuban Anda menunjukkan ada masalah, maka dengan perawatan yang lebih cepat, Anda akan diberi antibiotik sehingga mencegah perkembangan infeksi di dalam kandungan Anda. Dengan penanganan yang dini dan cekatan, maka Anda dapat melahirkan si kecil dengan selamat dan sehat. [initial]

BACA JUGA:

Belajar Dengan Posisi Duduk, Bikin Bayi Pintar

Cerita Mengenai Plasenta Dan Keajaibannya

Terkena Flu Burung, Balita Meninggal Dunia

Cari Tahu Lima Mitos Dan Fakta Mengenai Buah Hati

Mitos Dan Fakta Menarik Seputar Kehamilan

(vem/bee)
What's On Fimela