10 Kiat Sederhana Mencegah dan Menyembuhkan Depresi

Fimela diperbarui 05 Jul 2013, 12:14 WIB

Anda mudah mengantuk pasca siang hari dan sangat bernafsu makan berlebihan? Hati-hati, tanpa disadari Anda mungkin sedang mengalami gejala depresi yang bisa merugikan kesehatan tubuh dan mental Anda. Ingin tahu cara mengatasinya?

Tubuh adalah sinyal utama untuk mengetahui apakah Anda sedang mengalami depresi. Menurut penelitian dari University of Washington, AS, mengantuk pasca siang hari dan sangat bernafsu makan berlebihan adalah beberapa sinyal dari tubuh yang menunjukkan gejala depresi. Namun, ada beberapa cara sederhana yang bisa membantu Anda menghilangkan depresi.

Berikut ini adalah 10 kiat sederhana untuk mencegah dan menyembuhkan depresi :

1. Konsumsi vitamin D

Vitamin D juga dikenal sebagai vitamin matahari karena sinar matahari merupakan sumber alami utama vitamin D. Vitamin D membantu otak memproduksi hormon serotonin seperti antidepresan dan oksitosin. Hormon-hormon tersebut diketahui dapat meningkatkan suasana hati Anda setidaknya hingga 30%. Menurut para peneliti dari University of Texas, pagi hari adalah waktu yang paling baik untuk mengonsumsi vitamin D sehingga dapat mengurangi risiko depresi hampir 50%.

2. Jangan terlalu rapi

Sedikit menurunkan standar kebersihan atau kerapihan memungkinkan Anda memiliki lebih banyak waktu untuk bersantai dan beristirahat. Hal ini membantu Anda menurunkan produksi kortisol yang merupakan hormon stres perusak fungsi otak dan pelemah kemampuan Anda memproduksi hormon antidepresan. Di sisi lain, sedikit mengurangi waktu untuk bersih-bersih juga bisa membuat produksi serotonin Anda meningkat dalam satu minggu.

3. Rubah pencahayaan

Para peneliti percaya bahwa ada koneksi saraf langsung antara mata dan jam biologis Anda. Menjaga rumah dan tempat kerja Anda tetap cerah pada siang hari dengan menggunakan lampu atau membuka tirai sangat membantu untuk mengurangi rasa mengantuk pemicu stres dan depresi Anda. Namun satu jam sebelum tidur, Anda disarankan untuk mematikan lampu dan peralatan elektronik lain yang memancarkan cahaya agar mendapatkan pola tidur yang sehat.

4. Berdansa gembira

Menari adalah kombinasi dari olahraga dan ritmik gerakan. Kegiatan ini bisa mendorong menghasilkan hormon endorfin dan serotonin sehingga Anda merasa lebih gembira. Untuk hasil yang terbaik menarilah selama 30 menit sebanyak 4 kali seminggu. Dalam penelitian di Swedia baru-baru ini, para ilmuwan menyatakan bahwa menari selama 9 minggu dapat mengurangi risiko depresi sebesar 67%, suatu hasil yang jauh sangat baik dibandingkan dengan konsumsi obat-obatan antidepresan.

5. Bernyanyi bersama

Bernyanyi bersama membuat otak Anda akan menjadi tenang serta meningkatkan suasana hati dan gelombang otak alfa (gelombang elektromagnet dalam otak pada saat Anda rileks). Wanita yang menyertakan musik dalam kehidupan sehari-harinya atau bernyanyi selama 10-15 menit per hari diketahui dapat pulih dari depresi hingga 55% dan menurunkan risiko terkena depresi sebesar 50%.

6. Mengonsumsi alpukat

Penelitian menunjukan, makan setengah buah alpukat setiap hari mampu menurunkan risiko terkena depresi dan gejalanya sebesar 25%. Hal ini dikarenakan alpukat sarat akan asam lemak tak jenuh tunggal, suatu nutrisi yang mampu mendorong otak memproduksi hormon dopamin atau dikenal dengan hormon cinta penyebab perasaan tenang dan nyaman.

7. Sertakan pati dalam diet

Pati adalah tepung halus dalam endapan ubi, songkong, kentang, dan sebagainya yang diparut. Kentang dikenal dapat meningkatkan level tryptophan dalam otak (sejenis protein dari hormon serotonin antidepresan) sebanyak 54%.

8. Bergabung dengan klub aktivitas fisik

Wanita yang menghabiskan waktu berkumpul dan beraktivitas dengan klub berkegiatan fisik (seperti misalnya klub yoga atau kebugaran) seminggu sekali, akan merasa sehat dan ceria selama sebulan.

9. Terapkan pola tidur sehat

Dibandingkan dengan bangun pagi, orang yang nokturnal (beraktivitas di malam hari dan tidur pada pagi hari) 4 kali lebih rentan terkena depresi. Begadang dan melewatkan sinar matahari pagi akan sangat mengganggu jam biologis Anda. Cobalah tidur sebelum jam 11 malam karena dipercaya akan mengurangi gejala-gejala depresi Anda dalam selama 1 minggu.

10. Pijat refleksi

Melakukan pijat refleksi selama 20 menit dalam seminggu dapat meningkatkan produksi hormon endorfin pada otak penyebab perasaan senang dan pengurang rasa nyeri serta keletihan fisik lainnya sebesar 25%.

Well fitness mania, mari cegah dan hilangkan depresi Anda dengan mencoba 10 kiat di atas! (boy)

BACA JUGA : Yang Harus Dilakukan agar Depresi Tidak Berujung Bunuh Diri

[initial]

(vem/df/dyn)