Bambu Keberuntungan, Simbol Imlek Untuk Energi Positif

Fimela diperbarui 30 Jan 2014, 15:05 WIB

Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan tanaman yang satu ini. Nama latinnya adalah Dracaena sanderiana, atau disebut juga bambu keberuntungan.

Tanaman yang tergolong tanaman hias ini biasanya semakin populer saat Imlek tiba. Biasa ditata di dalam pot kecil dan diikat dengan pita merah yang terkadang dihiasi dengan angpao. Tanaman ini kabarnya bukan sembarang tanaman. Dipercaya, bambu keberuntungan dapat memberikan sumbangan energi positif dan mendatangkan keberuntungan.

Uniknya, tanaman yang dikenal di perayaan Imlek ini justru bukan berasal dari China.

Dikutip dari wikipedia, bambu keberuntungan sebenarnya adalah tanaman yang berasal dari Kamerun, Afrika barat. Dulu, tanaman ini tumbuh liar di dalam hutan, dan tingginya bisa mencapai 1,5 meter dengan pancang daun 15-25 cm.

Walaupun tumbuh di tanah, tanaman ini juga bisa tumbuh di tempat lembab dan banyak kandungan air. Biasanya bambu air yang dijual saat Imlek hanya diletakkan di dalam vas atau pot yang diisi air. Ia kemudian bisa tetap cantik dan bertahan selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan menghiasi meja Anda.

Agar ia tetap cantik, Anda harus mengganti airnya secara teratur setidaknya 4-5 hari sekali.

Bagi orang Tionghoa, bambu keberuntungan adalah tanaman yang secara fengshui mendatangkan energi positif, sehingga si empunya rumah lebih makmur dalam karier, bisnis, kesehatan, keseimbangan dalam hidup, serta memperbarui energi di dalam tubuh.

Caranya mudah saja kok, Anda tinggal meletakkan bambu keberuntungan ini di ruang keluarga, kamar, atau meja kerja Anda. Selain cantik, warnanya yang hijau juga menyegarkan mata sehingga Anda bisa lebih rileks.

(vem/bee)
What's On Fimela