Kisah Nyata: Wajah Rusak Setelah Perawatan di Klinik Kecantikan

Fimela diperbarui 13 Sep 2014, 10:20 WIB

Setiap wanita pasti ingin memiliki kulit mulus dan bebas jerawat. Hal yang sama dilakukan wanita ini ketika memutuskan untuk melakukan perawatan di sebuah klinik kecantikan. Namun yang didapat setelah perawatan bukan kulit mulus, tetapi masalah jerawat yang merusak wajahnya.

Nona Feng (21 tahun) mengatakan dia mengalami kulit kemerahan dan jerawat setelah melakukan perawatan wajah di salah satu klinik kecantikan. Kepada salah satu surat kabar China, Shin Min Daily News, Feng mengatakan dia berniat datang ke klinik kecantikan tempat temannya bekerja. Namun saat mencari klinik tersebut Feng tersesat.

Saat tersesat, Feng masuk ke sebuah klinik dan menanyakan apakah ada pegawai yang merupakan temannya, staff klinik mengatakan bahwa ada, tetapi dia tidak masuk di hari itu. Akhirnya pengelola klinik meminta Feng langsung melakukan perawatan saja.

Karena tak curiga, Feng melakukan perawatan. Yang aneh, pihak klinik menawarkan banyak paket dan produk yang sangat mahal. Feng tidak tertarik dan hanya melakukan facial. Namun ketika pulang, dia merasakan panas di bagian pipi kanan dan tidak bisa tidur nyenyak malam harinya.

Keesokan harinya Feng menghubungi salon dan mengatakan bahwa reaksi itu biasa dana akan hilang beberapa hari. Namun setelah ditunggu, kondisi wajah Feng tidak mengalami perbaikan sama sekali. Merasa dirugikan, Feng mengadukan masalah ini kepada Asosiasi Perlindungan Konsumen Singapura.

Pihak klinik tetap tidak memberikan pertanggungjawaban dan mengatakan bahwa orang yang dimaksud Feng (temannya) ternyata orang yang berbeda. Mereka tetap yakin bahwa noda kemerahan akan memudar dalam waktu beberapa hari hingga seminggu.

Berhati-hatilah, ladies! Kisah ini bisa menjadi pelajaran agar Anda tidak sembarangan melakukan perawatan wajah.

(vem/yel)