Bawa Selingkuhan, Suami Kunci Rumah Dari Dalam Takut Dikeroyok Keluarga

Fimela diperbarui 02 Okt 2014, 12:50 WIB

Cerita tentang perselingkuhan sering menyisakan sakit hati bahkan perbuatan nekat. Pria 60 tahun ini kedapatan membawa pulang seorang wanita muda. Karena ketahuan oleh istrinya, dia nekat mengunci pintu rumah dari dalam bersama selingkuhannya, lalu dia menelepon polisi karena takut dikeroyok istri dan keluarganya.

Kejadian ini dilaporkan oleh Shin Min Daily News pada tanggal 27 September yang lalu. Seorang pria 60 tahun yang bekerja sebagai supir taksi mengunci dirinya di dalam rumah setelah ketahuan membawa pulang seorang gadis. Sang istri yang mengetahui hal itu langsung mengumpulkan masa, yaitu kakaknya, menantu perempuan, cucu, keponakan dan seorang teman untuk menghadapi suami dan wanita yang diduga sebagai selingkuhannya.

Istri dan keluarganya langsung menggedor pintu, namun tak ada jawaban. "Kami mengetuk pintu selama setengah jam, tapi suami saya menolak membukakan pintu," ujar sang istri dengan suara kesal. "Saya kemudian menelepon polisi," lanjutnya, seperti dilansir oleh stomp.com.sg.

Sang suami langsung membuka pintu rumah saat polisi tiba. Sementara itu sang istri yang murka langsung masuk ke dalam rumah untuk menemui wanita yang dibawa suaminya, namun tindakan itu dihentikan oleh para polisi. Selama setengah jam, terdengar teriakan dan kemarahan di dalam rumah. Mau tidak mau polisi harus ikut mendengarkan debat rumah tangga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Pasangan ini menikah tahun 2011 namun memutuskan untuk segera bercerai tahun ini. Namun sang istri menolak karena dia menduga suaminya sedang berselingkuh.

"Kami sudah memutuskan untuk bercerai," ujar sang suami. "Kenapa kita tidak bisa berpisah secara damai?" lanjutnya.

Menurut si suami, wanita yang dibawanya hanya teman. Saat ditanya alasan mengapa mengunci pintu rumah dari dalam, sang suami beralasan karena istrinya membawa banyak orang dan dia tidak berani membuka pintu rumah.

(vem/yel)