Ladies, bagaimana liburan Anda? Setelah melewati liburan Natal, Tahun Baru, dan sekolah atau kuliah, biasanya langsung membuat suasana hati tidak enak. Efek kesenangan yang dilewati semasa liburan hanya sesaat. Namun, setelah liburan berakhir dan Anda melihat isi dompet atau rekening, ekspresi apa yang Anda tunjukkan? Kebanyakan orang akan mengerutkan dahi dan cemberut mengetahui begitu banyak pengeluaran yang dialokasikan pada liburan kemarin.
Dilansir oleh Womensenews.org, seharusnya liburan begitu gembira tapi mereka yang berlibur tampaknya selalu berakhir dengan stres. Seorang orang tua atau saudara menginginkan liburan yang sempurna dan semua mencoba bepergian ke tempat-tempat wisata, setelah berakhir tiba-tiba berubah menjadi berantakan. Banyak yang stres mengenai uang yang dikeluarkan saat liburan.
Sebagian besar keluarga yang berlibur sering menggunakan kartu kredit atau berhutang dengan orang lain terlebih dahulu. Begitu boros mengeluarkan anggaran dan mencoba menghindari tagihan kartu kredit hanya untuk mencari hadiah mahal atau pergi ke lokasi wisata dengan fasilitas jetset.
Pengeluaran berlebihan lebih berbahaya dilewati ketika masa sulit. Diperkirakan satu dari tiga keluarga Afrika dan Amerika berada dalam ambang kemiskinan karena kehilangan pekerjaan, pengeluaran berlebihan atau boros, krisis keuangan yang tak terduga atau masalah lainnya.
26% orang Amerika mengatakan bahwa mereka tidak membayar semua tagihan tepat waktu. Sedangkan, bagi keluarga beretnis negro justru mencapai 51%. anda harus lebih berhati-hati dalam mengalokasikan dana untuk liburan atau hari raya. Hindari stres dengan mempertimbangkan kembali rencana keuangan Anda terkait liburan atau hari raya.
Anda dapat melakukan beberapa cara agar liburan Anda tetap bahagia tanpa mempersoalkan kondisi keuangan Anda pasca liburan. Cara ini bisa diterapkan bagi Anda yang telah menikah, terutama Anda yang berperan sebagai ibu dan atau istri. Karena, Anda lah yang menentukan alokasi dana dan menanggung beban keuangan keluarga. Berikut hal-hal yang bisa Anda lakukan:
- Minimalisir pengeluaran untuk hadiah yang akan diberikan pada keluarga terdekat Anda.
- Buatlah daftar penghasilan Anda dan semua pengeluaran Anda.
- Setelah Anda memiliki gambaran yang sangat jelas tentang ke mana aliran dana Anda, maka Anda dapat melihat pos-pos mana saja yang bisa Anda atur. Anda bisa gunakan kartu kredit yang benar-benar sesuai dengan kemampuan ekonomi Anda, lebih bagus jika tidak mendekati batas normal kemampuan perekonomian Anda. Maksimal seperempat dari kekayaan Anda cukup untuk digunakan membayar tagihan kartu kredit setiap bulan.
- Alih-alih membeli tiga atau empat hadiah mahal, lebih baik beli hadiah yang ekonomis. Yang terpenting adalah ketulusan Anda dan barang sederhana orang yang akan Anda beri.
- Mulai awal dan gunakan program angsuran untuk kebutuhan-kebutuhan yang paling harus segera dipenuhi, bukan keinginan.
- Membuat musim liburan yang bisa benar-benar semakin mengeratkan hubungan Anda dengan keluarga. Periksa koran lokal atau nasional Anda dan website untuk acara gratis yang bisa Anda dan keluarga datangi.
So, ladies mari kita membuat keputusan cerdas untuk membuat awal bulan tahun ini dengan membuang jauh-jauh kata stres dalam kamus hidup Anda beserta keluarga.
(vem/nip)