Tetap Sehat Jalankan Puasa Meski Diabetes

Fimela diperbarui 28 Jun 2015, 11:00 WIB

Diabetes bisa jadi penghalang menjalankan puasa saat Ramadan, namun puasa pun tidak bisa dipaksakan. Meski puasa Ramadan adalah ibadah wajib, namun jika kondisi kesehatan tidak memungkinkan melakukan puasa, maka tidak perlu dipaksakan. Tapi bagaimana jika Anda ingin tetap menjalankan puasa meski diabetes?

Seperti dikutip dari everydayhealth.com, baik Anda punya diabetes tipe 1 maupun 2, puasa perlu diwaspadai karena bisa menyebabkan penurunan kadar gula darah yang drastis. Atau jika puasa tanpa pengobatan insulin, justru bisa meningkatkan kadar gula darah. Belum lagi Anda harus menghadapi dehidrasi saat melakukan puasa.

Penderita diabetes biasanya memiliki pengaturan jam makan tertentu setiap hari untuk menjaga kadar gula darah. Sedangkan saat puasa, Anda hanya punya kesempatan makan dan minum saat buka dan sahur. Jadi, diskusikan dengan dokter Anda bagaimana sebaiknya Anda tetap bisa menjalankan puasa tanpa mengganggu kesehatan atau kondisi diabetes.

Untuk makanan, Anda juga perlu teliti memilih dan mengatur porsi makan. Saat berbuka, makan makanan dalam porsi kecil dan hindari makan yang manis-manis dan makanan berlemak. Dalam waktu tertentu, makan lebih banyak sayur dan buah serta ganti nasi putih dengan nasi merah. Serat makanan akan membuat gula darah tidak melonjak cepat atau menurun secara drastis.

Saat sahur, minum air putih lebih banyak untuk menghindari dehidrasi. Tetap hindari makanan dan minuman manis serta minuman berkafein. Kondisi kesehatan setiap orang berbeda-beda, jadi selalu konsultasikan dahulu dengan dokter jika ingin melakukan puasa ya.

(vem/feb)
What's On Fimela