3 Kunci Persahabatan Makin Kuat Meski Tergerus Waktu

Fimela diperbarui 29 Jul 2015, 14:30 WIB

Ladies, Anda pasti punya sosok sahabat yang masih awet hingga sekarang. Mungkin ia adalah sahabat SD Anda. Atau mungkin Anda dan sahabat Anda sudah kenal sejak balita. Siapapun sahabat Anda saat ini, jangan sampai Anda membuat tali ikatan persahabatan itu renggang. Meski tergerus oleh waktu, pastikan simpul tali persahabatan Anda makin kuat dan tak mudah rapuh.

Sebuah persahabatan yang kuat pasti ada kunci dan resepnya sendiri. Dan umumnya ada tiga kunci yang membuat sebuah persahabatan tetap kuat meski sudah berlangsung bertahun-tahun lamanya. Selengkapnya, yuk kita simak uraiannya di bawah ini, Ladies.

Terbuka pada Perubahan
Tak bisa dipungkiri kalau kita semua akan mengalami proses perubahan dan pendewasaan diri masing-masing. Mulai dari masa-masa sekolah, kuliah, kerja, menikah, punya anak, dan seterusnya. Kita tak bisa menuntut sahabat kita untuk bisa selalu sama seperti dulu ketika masih SMA misalnya. Kita pun pastinya bukan orang yang benar-benar sama seperti dulu masih jadi anak sekolahan.

“No person is your friend who demands your silence, or denies your right to grow.”
― Alice Walker


Kita dan sahabat perlu saling terbuka pada perubahan. Kita harus siap menerima proses yang kita jalani dalam hidup, pun dengan apa yang dijalani oleh sahabat kita sendiri. Dengan begitu, kita akan bisa terus berdampingan bersama sahabat kita, tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dari masa ke masa.

Komunikasi yang Tak Pernah Putus
Sesibuk apapun, luangkan waktu untuk menyapa atau mengobrol dengan sahabat. Tapi jangan menunggu Anda punya masalah terlebih dahulu baru menghubungi sahabat Anda. Komunikasi harus tetap ada dan jangan sampai putus. Setidaknya tanyakan kabar sahabat Anda setiap seminggu sekali. Dan kalau bisa adakan acara main atau hang out bareng secara berkala.

Berbagi Rasa
Sahabat terbaik adalah sahabat yang paling bisa kita andalkan di saat suka dan duka. Ia adalah seseorang tempat kita berbagi rasa. Kita pun perlu menjadi seseorang yang bisa menjadi sahabat yang bisa mendengar dan tempat berbagi sahabat kita. Dengan begitu, kita bisa saling belajar dan memahami. Mengambil makna dan hikmah dari pelajaran hidup dan cerita orang lain.

“Friendship is the hardest thing in the world to explain. It's not something you learn in school. But if you haven't learned the meaning of friendship, you really haven't learned anything.”
― Muhammad Ali


Kita juga tak bisa menuntut atau meminta imbalan dari sahabat kita. Tak mungkin kan kita menghitung-hitung kebaikan apa yang sudah kita beri pada sahabat lalu apa yang harus dilakukan sahabat kita untuk membalas kebaikan kita? Rasa ikhlas berbagi rasa, saling membantu, saling mendukung, dan saling menopang, maka ikatan persahabatan itu akan semakin kuat.

Persahabatan memang bukan sesuatu yang mudah untuk dipelajari. Kita hanya bisa terus berusaha sebaik mungkin untuk menjadi sahabat yang terbaik. So, Ladies, sayangi sahabat Anda, semoga persahabatan Anda bisa terus awet hingga tua nanti.



 
 
 
(vem/nda)