Kecewa Setelah Tahu Suami Hamili Wanita Lain, Istri Membunuh Suami Lalu Bunuh Diri

Fimela diperbarui 11 Sep 2015, 12:21 WIB

Dalam sebuah hubungan suami istri atau rumah tangga, sadar ataupun tidak, pasti akan ada masalah di dalamnya. Masalah tersebut bisa saja masalah kecil yang sangat mudah untuk diselesaikan, hingga masalah besar yang membuat seseorang merasa kecewa berat, terluka mendalam bahkan putus asa. Meski begitu, alangkah baiknya jika setiap masalah yang ada di kehidupan rumah tangga diselesaikan secara damai, sabar dan penuh keterbukaan. Jika seseorang tak bisa bersabar dan menahan emosi, tentu hal ini bisa membuat seseorang nekat melakukan berbagai hal berbahaya hingga mengancam nyawa diri sendiri ataupun nyawa orang lain.

Dilansir dari laman shanghaiist.com, seorang wanita asal Taiwan baru saja membunuh suaminya sebelum ia akhirnya juga mengakhiri hidupnya sendiri. Kedengarannya tragis memang. Tapi apa daya, karena perasaan kecewa dan putus asa tak bisa dilawannya, ia pun nekat melakukan hal menyedihkan dan bisa jadi paling tragis dalam hidupnya. Wanita yang dilaporkan berusia 49 tahun tersebut membunuh sang suami (56) setelah mengetahui jika suami selingkuh dengan wanita lain hingga wanita tersebut hamil.

Mengetahui apa yang dilakukan suami inilah, sang istri melampiaskan kemarahannya dengan menikam sang suami berkali-kali hingga ia meninggal dunia. Setelah sang suami dipastikan meninggal, si istri lalu mengakhiri hidupnya sendiri dengan meminum racun di rumahnya. Karena gelap mata dan hati serta tidak bisa menahan emosi, wanita tersebut meninggal bersama suaminya di rumahnya dalam peristiwa yang sangat mengerikan dan tragis.

Peristiwa ini sendiri diketahui pertama kali oleh tetangga. Tetangga merasa curiga melihat rumah pasangan yang sepi dan tidak ada aktivitas apapun di dalamnya. Tetangga akhirnya mendatangi rumah pasangan ini. Di sinilah tetangga mengetahui ada yang tidak beres di rumah tersebut. Polisi pun akhirnya dipanggil. Ketika tiba di rumah tersebut, petugas kepolisian menemukan jasad seorang pria di lantai rumah yang bersimbah darah dan luka tikam yang cukup besar serta menganga di tubuhnya. Polisi juga menemukan jasad seorang wanita di kamar mandi.

Dari penyelidikan yang dilakukan, petugas menemukan catatan dari sang istri yang menyatakan bahwa ia telah mengetahui sang suami berselingkuh dengan wanita lain. Dalam catatan tersebut juga dinyatakan jika istri tidak ingin menggugat cerai suaminya. Wanita itu mengaku masih sangat mencintai suaminya. Ia tak ingin berpisah dengan sang suami. Daripada berpisah, lebih baik keduanya mati bersama.

Ladies, sungguh tragis dengan apa yang menimpa pasangan ini ya. Kita semua tentu berharap bahwa peristiwa tragis seperti ini tidak pernah terjadi lagi. Perlu kita tahu, cinta yang sebenarnya adalah cinta yang bisa membuat kita bahagia. Jika pun cinta itu tak bisa membuat kita bahagia, percayalah, akan ada cinta yang lain yang bisa membuat kita bahagia. Cinta yang sebenarnya adalah cinta yang bisa menerima dan melepaskan dengan lapang serta tak akan melukai satu dan lainnya.

(vem/mim)