Merasa Kalah Sukses, Pria Ini Tega Membunuh 5 Anggota Keluarganya

Fimela diperbarui 09 Okt 2015, 17:12 WIB

Seperti yang kita tahu, cemburu merupakan salah satu perasaan yang mungkin dimiliki oleh semua orang. Meski begitu, kita tetap harus menjaga perasaan cemburu tersebut agar tidak merugikan diri sendiri ataupun orang lain. Ketika kita tidak bisa mengendalikan perasaan tersebut, bisa saja hal ini membuat kita nekat melakukan sesuatu yang sangat berbahaya ataupun sesuatu yang berujung maut.

Dikutip dari laman asiantown.net, seorang imigran asal China telah ditangkap di New York karena terbukti telah membunuh 5 anggota keluarganya. Dari laporan yang ada, pria bernama Mingdong Chen (27) ini mengaku bahwa telah membunuh istri sepupunya beserta keempat anaknya yang masih berusia di bawah 10 tahun. Sepupu Mingdong sendiri bernama Qiao (37) dan istrinya adalah Zhen Li. Sementara anak-anaknya bernama Linda (9), Amy (7), Kevin (5) dan Wlliam Zhou (18 bulan).



Mingdong mengaku bahwa ia telah membunuh 5 keluarganya dengan pisau daging di rumah keluarga tersebut. Pria berusia 27 tahun tersebut mengaku bahwa ia telah menusuk tubuh ke 5 keluarganya dengan pisau berkali-kali hingga kelimanya meninggal dunia. Insiden tragis dan mengerikan ini sendiri terjadi pada tanggal 27 Oktober 2013. Dan kini, kasusnya dibuka kembali untuk menetapkan hukuman pasti bagi Mingdong.

Dari musyawarah bersama dan melihat kekejaman yang dilakukan Mingdong, Jaksa memutuskan untuk memberikan hukuman penjara selama 125 tahun pada Mingdong. Asisten Jaksa yakni Mark Hale mengatakan jika Mingdong datang ke New York sejak tahun 2004. Waktu itu, ia masih remaja dan termasuk ke dalam imigran ilegal yang tak memiliki surat-surat resmi.



Sumber lain yakni shanghaiist.com menyebutkan, saat insiden tragis ini berlangsung, suami Zhen Li sedang bekerja di sebuah restoran di New York. Ia menyadari bahwa ada yang salah di keluarganya ketika ia pulang ke rumah dan mendapati ibu mertuanya menangis di belakang rumah di dekat tubuh keluarganya yang telah menjadi mayat.

Atas apa yang dilakukannya, Mingdong mengaku bahwa dirinya bersalah dan mau mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia juga mengaku bahwa ia membunuh kerabatnya karena ia merasa cemburu. Sebelum pembunuhan itu terjadi, ia baru saja diberhentikan dari pekerjaannya. Ia juga tak memiliki istri seperti sepupunya tersebut. Merasa tak seberuntung sepupunya, ia pun nekat membunuh istri dan anak-anak sepupu. Walau begitu, ada yang mengatakan jika Mingdong membunuh keluarganya karena ia merasa terganggu saat tidur di rumah sepupunya tersebut, suara anak-anak di rumah tersebut sangat berisik.  

Ladies, sungguh kejam dengan apa yang dilakukan pria ini ya. Semoga hukuman selama 125 tahun bisa membuatnya jera dan ia pun benar-benar menyesali apa yang telah ia lakukan.



(vem/mim)