Kondisi Langka Membuat Anak Ini Menua Lebih Cepat

Fimela diperbarui 03 Feb 2016, 12:43 WIB

Karena kondisi langka, tidak sedikit anak atau orang yang harus hidup berbeda dari orang lain pada umumnya. Jika beberapa waktu yang lalu kita diperkenalkan dengan anak balita yang nggak boleh mandi karena kondisi langka atau anak yang nggak bisa tersenyum karena mengalami kelainan pada kromosom tubuhnya, kali ini kita akan diperkenalkan dengan dua orang anak bersaudara yang juga mengalami kondisi langka. Dan karena kondisi langka yang mereka derita, mereka menjadi menua dan keriput lebih cepat.

Dikutip dari laman dailymail.co.uk, anak-anak ini bernama Anjali (7 tahun) dan Keshav Kumar (18 bulan) yang tinggal di Ranchi, Jharkhand, India. Meskipun saat ini usia mereka masih sangat dini, fisik mereka terlihat seperti orang tua. Kulitnya keriput dan menggelambir. Wajahnya pun bengkak dan terlihat telah berusia lanjut. Ayah mereka, Shatrughan Rajak mengatakan bahwa kondisi ini terjadi karena buah hatinya menderita kondisi langka yang disebut sebagai Cutis Laxa. Suatu kondisi di mana seseorang akan mengalami pertumbuhan lebih cepat hingga menjadikannya lebih cepat tua.



Karena kondisinya yang langka inilah, tidak jarang mereka mendapat gunjingan dari masyarakat sekitar. Mereka juga kerap kali digoda oleh teman-teman sepermainannya. Tidak jarang, mereka akan menjadi pusat perhatian orang-orang yang baru pertama melihatnya. Rinki Dewi (35) ibu mereka mengatakan,

"Anjali pernah mengatakan dan bertanya kenapa ia berbeda dari orang lain. Kenapa kulitnya keriput dan wajahnya sangat aneh. Ia juga mengatakan ia kerap dipandang orang-orang di sekitarnya dengan pandangan aneh. Tak jarang, ia juga akan digoda dan diejek oleh teman-temannya. Ini membuat saya merasa sedih. Tapi, saya bisa apa. Saya hanya bisa menguatkannya bahwa ia harus sabar dan tabah. Saya berharap ia bisa tumbuh dan berkembang seperti anak-anak lainnya.



Dan masih karena kondisinya yang berbeda, teman-teman Anjali di sekolah banyak yang mengejeknya dan memberinya julukan. Anjali disebut-sebut sebagai jelmaan daadi Amma (nenek), budhiya (wanita tua), bandariya (monyet) atau hanuman (monyet di agama Hindu). Saat melakukan pemeriksaan ke dokter setempat, tim dokter mengatakan bahwa mereka tidak bisa memberikan perawatan atau obat pada Anjali dan Keshav.



Dokter menyarankan agar orang tua membawanya ke luar negeri. Di luar negeri, kemungkinan besar ada perawatan medis dan obat yang manjur bagi kedua anak tersebut. Sayang, karena orang tua hanya bekerja sebagai pengelola Laundry dan penghasilan mereka tak besar. Mereka tak bisa membawa Anjali ataupun Keshav untuk berobat ke luar negeri.

Kasihan sekali dengan apa yang menimpa kedua anak ini ya Ladies. Semoga, ada jalan terbaik hingga keduanya bisa mendapatkan perawatan dan pengobatan yang maksimal. Semoga, kedua anak ini dan juga keluarganya bisa selalu sabar dan tabah menjalani ini semua. Kita semua berharap bahwa orang-orang di sekitar Anjali dan Keshav tak lagi mengejek atau mempergunjingkan mereka.



(vem/mim)
What's On Fimela