Lahir Dengan Bercak Merah Besar Di Wajah, Aku Cantik Apa Adanya

Fimela diperbarui 09 Des 2016, 12:00 WIB

Setiap orang memandang kelemahan dan kekurangan dalam dirinya sendiri dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang berusaha keras menyembunyikannya, melatih diri lebih baik agar bisa menghilangkan kekurangan, menjadikan kekurangan sebagai kelebihan, atau justru menerima apa adanya kekurangan yang dimiliki.

Mungkin pilihan terakhir lah yang diambil oleh wanita bernama Crystal Hodges. Ia tak pernah minta dilahirkan dengan tanda lahir kemerahan yang hampir menutupi separuh wajahnya. Namun nyatanya, ia tak pernah merasa kurang, ia mengajari dirinya untuk menerima dirinya apa adanya.

Dalam People.com ia mengatakan, "Aku tumbuh dengan menjalani perawatan medis, dan orang-orang akan selalu memandang wajahku dan berkomentar banyak hal, tapi pada waktu yang sama aku akan melupakan semua itu." Ia jarang sekali merasa minder dan memikirkan haruskah ia malu dengan keadaannya.

Ia justru mengatakan bahwa saat kecil, ia justru lebih memikirkan seperti apakah episode Barney selanjutnya, dibanding memikirkan tentang tanda di wajah. Namun bukan berarti Crystal tak pernah sama sekali merasa terpukul hingga suatu ketika foto wajahnya diambil dan dijadikan meme di media sosial pada tahun 2014 lalu.

Dalam foto yang diambil dari blog pribadinya itu tertulis '1 Like = Beautiful'. Meme ini dibuat untuk mengejek wajahnya. Ia mengatakan, "Aku tak pernah benar-benar merasa malu hingga fotoku jadi viral di Facebook."

"Ada kalanya aku merasa sangat sedih, tapi di waktu-waktu tersebut, aku menyadari bahwa aku hanya melihat dari satu sisi saja. Ada banyak sisi kehidupan yang menarik. Aku memutuskan untuk melakukan apa saja yang aku inginkan dan impikan. Aku menulis semua hal yang ingin kulakukan sehingga aku bisa mengubah cara berpikirku dan fokus dengan hal yang membuka pemikiranku."

Ia juga jarang memakai foundation atau make up tebal untuk menutupi tanda lahir tersebut karena ia merasa tak nyaman. Setelah insiden meme Facebook tersebut, banyak orang yang memiliki tanda lahir di wajah mengirim email padanya dan mengatakan pesan positif. Ia tak sendirian di dunia ini, dan karena ia bisa mencintai dirinya sendiri, ia justru bersyukur bisa membagi ceritanya untuk orang lain.

Teman-teman di sekitar Crystal tak ada yang bermasalah dengan tanda lahir tersebut dan selama ini justru memberinya dukungan positif. Ia juga menambahkan, "Aku mencintai tanda lahir di wajahku, dan aku harap orang lain pun bisa melihat hal ini seperti aku melihatnya.

(vem/feb)