Menilik Kasus Ardian Syaf, Pentingnya Profesional Dalam Bekerja

Fimela diperbarui 11 Apr 2017, 14:15 WIB

Beberapa hari ini kasus Ardian Syaf ramai dibicarakan. Ilustrator dari Indonesia yang bekerja untuk Marvel Comics ini, menjadi perhatian dunia karena pesan tentang aksi 212 dan Surat Al Maidah di komik Marvel yang dibuatnya. Aksinya ini dikecam karena menyalahgunakan wewenang dan membuatnya hari ini resmi diberhentikan dari Marvel Comics.

Ladies, seharusnya kasus seperti ini tidak perlu terjadi. Dalam bekerja kita dituntut untuk profesional. Ada hal yang perlu dikesampingkan saat berurusan dengan pekerjaan, terutama masalah pribadi. Saat kita memutuskan bekerja di satu tempat maka hal yang terpenting yang kita lakukan adalah menjunjung tinggi peraturan yang diterapkan oleh perusahaan. Jangan hanya karena mementingkan ego justru merusak karir yang telah lama kita bangun.

Dalam kasus Ardian, tidak hanya berakibat pada keputusan Marvel Comics untuk mengakiri karir Ardian tapi lebih luas. Kasusnya pun berakibat pada kelangsungan comic artist Indonesia lainnya terutama yang bekerja untuk klien luar negeri. Hal ini seperti yang disampaikan Aji Prasetyo.

Tapi masalah ini tidak sampai di situ saja. Dampak dari tindakannya (Ardian -red) cukup berbahaya bagi kelangsungan sandang pangan sesama comic artist Indonesia yang mencari nafkah dari perusahaan luar negeri. Kita tahu sendiri, suhu politik internasional sedang kayak gini. Terorisme merajalela, beberapa negara eropa terlihat mulai dijangkiti Islamofobia. Kawanku beberapa bulan lalu mengeluh, rombongan kesenian tradisional yang diikutinya batal manggung di salah satu negara karena permohonan visanya ditolak. Negara tersebut tidak mau menerima rombongan orang asal Indonesia yang berdomisili di daerah yang tercatat pernah menghasilkan teroris - Aji Prasetyo

Bertanggung jawab dan memastikan bahwa orang-orang yang dilayaninya atas profesi yang dijalankan tidak merugikan orang lain adalah sikap yang profesional. Menundukkan diri pada nilai-nilai dan peraturan perusahaan, perundangan dan hukum adalah sikap seorang profesional yang memiliki integritas yang tinggi. Jadi bersikap profesional itu penting demi kemajuan dan kelanggengan karir yang kita bangun.

Tidak ada orang yang benar-benar bersih, setiap orang tentu pernah melakukan kesalahan. Tidak perlu berkelit dari kesalahan yang kita perbuat. Jadilah seseorang yang mau menerima kritik yang membangun. Prinsip ini penting untuk membangun profesionalisme dalam bekerja. Jadi, selamat hari ini Ladies.

(vem/apl)
What's On Fimela