Lewat Membaca, Wanita Ini Sembuh Dari Sakit & Jadi Pengusaha

Fimela diperbarui 18 Des 2017, 10:20 WIB

Buku adalah jendela dunia, pepatah ini pun benar dirasakan oleh wanita bernama Sulistioningsing penderita diabetes. Lewat membaca, siapa sangka penyakitnya yang dideritanya  lambat laun berangsur membaik.

“Waktu itu ikut Car Free Day, trus lihat perpustakaan yang dibuat oleh Coca Cola di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Karena penasaran, akhirnya masuk perpustakaan itu, cari-cari buku tentang diabetes, akhirnya menemukan buku tentang pengobatan herbal,” ujar wanita 49 tahun ini saat ditemui di acara 1000CeriyaPerpuSeru, Jakarta.

Dari buku herbal tersebut, ia menemukan bawah bawang dayak memiliki khasiat mengobati berbagai penyakit salah satunya, diabetes. Padahal, sang suami sudah  menanam bawang dayak tersebut di halaman rumahnya. “Setelah menemukan informasi yang mendalam saat mengunjungi PerpuSeru, saya lansung menanam lebih banyak di rumah,” ujar wanita asal Pangkalan Bun ini.

Ia pun mengonsumsi dengan cara merebus airnya lalu di minum. Tubuhnya pun merasa lebih sehat dan penglihatannya lebih terang. Setelah merasakan khasiatnya, kini Sulis, sapaan akrabnya, membudidayakan bawang daya tersebut dan dijadikan peluang usaha.



"Selain saya minum sendiri, sekarang bawang dayak ini justru jadi usaha saya. Banyak yang pesan bawang dayak lewat online ke saya. Seminggu dua sampai tiga kali pesan. Menanamnya juga gampang. Tetapi kalau ditanam di luar Kalimantan hasilnya akan berbeda karena ada kandungan yang berkurang di dalamnya," tuturnya.

Bahkan kini pembelinya sudah tersebar di berbagai daerah. Mulai dari Sulawesi, Yogyakarta, Jakarta, dan Pati.

"Saya mengirim 4 kilogram untuk di daerah Pati. Ternyata Dia (yang pesan) terkena penyakit kelenjar getah bening. Awalnya dia beli 1 kilogram dan katanya sudah mulai mengecil kelenjarnya, dan akhirnya beli lagi 4 kilogram untuk di tanam," ungkapnya.

PerpuSeru sendiri ialah program yang mengembangkan perpustakaan umum menjadi pusat belajar masyarakat yang memberikan pelayanan berbasis teknologi informasi. Selama 2017, #1000CeritaPerpuSeru telah mengunjungi 58 perpustakaan daerah di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Lombok, Wakatobi hingga Ambon.
 
Nah ladies, jadi jangan malas lagi membaca yah. Karena dengan membaca kamu akan mendapat begitu banyak ilmu. Selamat membaca ladies.





(vem/asp/mim)