Perut Membesar & Dikira Hamil, yang Sebenarnya Terjadi Menyayat Hati

Fimela diperbarui 16 Jan 2018, 11:00 WIB

Perut seorang wanita berusia 23 tahun bernama Xiao Jia terus membesar setiap harinya. Ia juga tak mendapatkan menstruasi selama beberapa bulan terakhir. Keluarga dan teman-temannya mengira bahwa Xiao hamil. Tapi, wanita itu selalu menipisnya karena ia tidak merasa hamil. Xiao mengatakan bahwa perut besarnya terjadi karena ia sakit flu biasa.

Dilansir dari laman viral4real.com, suatu hari perut besar Xiao terasa sangat sakit dan melilit. Keluarganya pun membawanya ke dokter terdekat. Saat dokter memeriksa kondisinya, dokter mengatakan wanita tersebut sedang sakit parah. Xiao didiagnosa menderita kanker hati stadium akhir.

Akibat kanker tersebut, ada sejenis cairan berbahaya yang menumpuk di perutnya dan membuat perutnya terus membesar. Cairan itu juga menghambat darah menstruasi ke luar dari rahimnya. Nyawa Xiao diprediksi hanya tinggal beberapa bulan saja.

Kisah sedihnya tak hanya sampai di sini ladies. Beberapa tahun yang lalu, Xiao telah bekerja keras dan belajar sungguh-sungguh agar dirinya bisa masuk ke perguruan tinggi setempat lewat jalur beasiswa, bercita-cita lulus dengan nilai bagus dan nantinya bisa bekerja secara layak demi mengangkat derajat keluarganya.

Setiap malam, Xiao akan belajar hingga larut. Ia juga bekerja part time setiap harinya demi memperbaiki ekonomi keluarganya. Sayangnya, kerja kerasnya inilah yang membuat tubuhnya sakit dan lemah. Kelelahan hebat yang sering diabaikan Xiao membuatnya terserang risiko kanker di usia yang masih sangat muda.

Tiga bulan setelah didiagnosa dengan kanker hati, Xiao pun menghembuskan nafas terakhirnya. Orangtuanya sangat terpukul dan sedih atas kepergiannya. Anak perempuan yang selama ini mereka banggakan dan bekerja keras demi kebahagiaan mereka semua, telah pergi untuk selama-lamanya karena kanker yang tidak segera diketahui oleh mereka semua.

"Dokter, tolong putri saya. Selamatkan nyawanya demi kami semua. Tolong dokter," ungkap ibu Xiao ketika wanita berhati mulai tersebut kritis. Di ruang tunggu rumah sakit, ibu Xiao terlihat sangat sedih dan patah hati atas kondisi putrinya. Dokter yang mengetahui hal ini pun mengatakan pada ibu Xiao, "Tidak ada yang bisa kami lakukan lagi ketika ia sampai di sini. Tuhan telah berkata lain. Ia telah bersamaNya. Kami minta maaf. Kami benar-benar minta maaf mengenai putri ibu."

Apa yang telah terjadi pada Xiao sangat menyedihkan dan menyayat hati. Ini juga menjadi pelajaran bagi semua orang untuk tetap memiliki istirahat cukup setiap harinya. Segera memeriksakan kondisi kesehatan ketika mendapati kesehatan tubuh menurun atau tidak beres.

Dokter menyarankan agar kita semua bisa memiliki istirahat cukup, asupan makanan sehat, menjadi pribadi sabar dan tenang serta minum air putih cukup setiap hari demi dapatkan hati juga organ tubuh lain yang lebih sehat.

(vem/mim)
What's On Fimela