Berkat Ketulusan Seorang Gadis, Pemuda di China Gagal Bunuh Diri

Fimela diperbarui 15 Feb 2018, 12:30 WIB

Apa yang akan kamu lakukan ketika melihat seseorang hendak mengakhiri hidupnya sendiri? Apakah kamu akan mencoba berbicara baik-baik dengannya dan menggagalkan niat buruknya, atau kamu justru hanya melihat dan berusaha berdoa dalam hati agar orang tersebut baik-baik saja?

Setiap orang pasti pernah merasa tertekan, merasa hancur dan lemah juga merasa tak ada yang peduli padanya hingga membuatnya putus asa. Tapi, seberat apapun masalah yang sedang dihadapi, cobalah untuk tetap tenang dan sabar. Nikmati semuanya dengan lapang dada lalu perlahan perbaiki semuanya. Percayalah bahwa ada seseorang yang begitu peduli dan tulus mendukungmu meski sebelumnya kamu tak pernah mengenalnya sama sekali. Seperti kisah pemuda di pusat kota Shenzhen, China berikut ini.

Dilansir dari laman viral4real.com, pemuda berusia 16 tahun ini mencoba mengakhiri hidupnya dengan melompat dari atas jembatan. Namun beruntung, seorang gadis berhasil membuatnya mengurungkan niat buat bunuh diri. Gadis itu bahkan telah membuat si pemuda merasa lebih baik dan menghargai hidupnya.



Semua kisahnya bermula ketika si gadis yang bernama Liu Wenxiu (19) tak sengaja lewat di jembatan di mana si pemuda mencoba bunuh diri. Saat itu, Liu melihat puluhan orang hanya berkumpul di sekitar pemuda. Bukannya mencoba menolong, beberapa orang bahkan hanya merekam moment itu dengan kamera ponsel mereka.

Liu pun tergerak hatinya untuk menolong si pemuda. Kepada polisi ia mengaku bahwa ia adalah pacar si pemuda agar diberi izin untuk mendekati pemuda itu lalu berbicara dengannya. Polisi pun memberikan izin kepada Liu untuk berbicara kepada pemuda tersebut. Keduanya lalu saling dialog satu sama lain dan disaksikan banyak orang.

"Dia mengatakan dia tak punya rumah lagi. Tidak ada yang peduli padanya. Ibunya telah meninggal dunia dan ayahnya menikah lagi. Ibu tirinya sering berlaku kasar padanya juga kepada saudara perempuannya. Dia menganggap tidak ada yang percaya lagi padanya. Dia begitu putus asa. Aku menunjukkan bekas luka di pergelangan tanganku dan mengatakan aku pernah berusaha bunuh diri juga. Aku bercerita aku sepertinya saat masih muda dan tahu betul apa yang dirasakannya. Aku menguatkannya dan meyakinkan bahwa mengakhiri hidup tak akan membuat keadaan jadi lebih baik," ungkap Liu.

"Dia menyuruhku pergi. Dia memintaku agar aku tidak menyelamatkannya. Aku berkata padanya aku tidak ingin menyelamatkannya. Aku memberitahunya bahwa apa yang dilakukannya sangat konyol dan merugikan dirinya sendiri. Dia pun mulai luluh. Aku memeluknya kemudian menciumnya dan mengambil pisau di tangannya. Kami menangis begitu keras. Tapi aku merasa lega dan bahagia, akhirnya aku tahu aku telah menyelamatkannya," tambah Liu.



Polisi akhirnya bisa mengamankan si pemuda. Berkat gadis yang sama sekali tak dikenalnya, pemuda itu mengurung niatnya buat bunuh diri. Sementara Liu, ia meninggalkan jembatan setelah upaya penyelamatan yang dilakukannya. Tapi pihak kepolisian memintanya kembali karena si pemuda menolak bersuara tanpa kehadiran Liu.

"Secara pribadi aku harap apa yang telah aku lakukan tidak mengganggu kehidupan pribadiku. Bagiku, hiduplah jadi orang baik, bahagia dan menikmati moment setiap hari itu cukup. Menolong orang juga jadi bagian dari menikmati hidup," tutupnya.

(vem/mim)