Menolak Dijodohkan, Gadis Remaja di AS Ini Disiksa Orangtuanya

Fimela diperbarui 28 Mar 2018, 10:39 WIB

Kita tak pernah tahu siapa sosok yang akan menjadi jodoh kita, siapa seseorang yang berhasil meluluhkan hati kita dan akhirnya bersanding dengan kita di pelaminan. Beberapa orang mungkin akan menemukan pendamping hidupnya sendiri, tapi tidak sedikit yang menemukan pendamping hidupnya karena perjodohan. Bahkan, beberapa orang harus rela ketika dijodohkan secara terpaksa.

Bicara mengenai perjodohan, kisah yang tragis lagi mengiris hati datang dari seorang gadis remaja berusia 16 tahun di AS tepatnya Texas. Laporan dari foxnews.com menyebutkan bahwa gadis yang bernama Maarib Al Hishmawi dijodohkan dengan seorang pria yang jauh lebih tua darinya oleh orangtuanya. Gadis ini juga dipaksa menikah dengan pria tersebut.



Orangtuanya, Abdullah Fahmi Al Hishmawi (34) dan Hamdiyah Saha Al Hishmawi (33) memaksa Maarib menikah dengan pria pilihan mereka. Namun gadis manis tersebut menolak perjodohan dan pernikahan tersebut. Marah atas penolakan yang dilakukan putrinya, Abdullah dikatakan telah menyiksa Maarib dan tega menyiramnya dengan minyak panas.

Tak tahan atas penyiksaan yang dilakukan orang tuanya, Maarib pun menghilang. Mengutip dari laman independent.com, ia kabur dari rumahnya sejak 30 Januari. Terakhir kali, ia terlihat meninggalkan sekolahnya di SMA Taft di Bexar Country. Dan pada pertengahan Maret ini, Maarib ditemukan di sebuah organisasi yang peduli terhadapnya.

Atas apa yang terjadi padanya, pihak kepolisian setempat kemudian menangkap orangtua Maarib. Tak hanya menyiksa gadis remaja tersebut saja, polisi menduga bahwa pasangan orangtua itu juga menyiksa kelima anak mereka yang lain.



Sheriff Bexar Country Javier Slazar, yang menangani kasus ini mengatakan, "Gadis muda ini dalam beberapa kesempatan, sering disiksa oleh orangtuanya setelah menolak perjodohan mereka. Diduga, pasangan ini telah menyiksa anak mereka yang lain. Kami sudah mengantongi identitas mereka, aku rasa mereka akan dikenai beberapa tuduhan."

Dari laporan yang ada, orangtua Maarib memaksa putrinya menikah dengan pria pilihan mereka setelah dijanjikan uang senilai Rp274,4 juta oleh pria tersebut.



(vem/mim)
What's On Fimela