Menurut Studi, Tidur Dekat Ponsel Meningkatkan Risiko Tumor Otak

Fimela diperbarui 21 Jul 2018, 10:57 WIB

Ponsel atau smartphone saat ini telah menjadi kebutuhan pokok setiap orang. Di segala aktivitas, rasanya hampir tidak pernah seseorang lepas dari ponselnya. Termasuk ketika ia sedang tidur. Namun tahukah ladies, berada di dekat ponsel terlalu sering tidak baik buat kesehatan.

Melansir dari laman boldsky.com, tidur di dekat ponsel atau menaruh ponsel di bawah bantal bahkan dipercaya meningkatkan risiko tumor otak. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Sebagian besar radiasi medan elektromagnetik yang ada pada ponsel lah yang disinyalir sebagai penyebab utamanya. The All India Institute of MedicalSciences (AI1MS) di Delhi, dalam laporannya tahun lalu menyebutkan bahwa orang-orang dengan tumor otak mengalami peningkatan risiko penyakitnya karena berada dekat ponsel lebih dari 45 menit.

Risiko ini mengalami peningkatan yang lebih drastis ketika mereka menyimpan ponsel di bawah bantal atau dekat tempat tidur. Tak hanya meningkatkan risiko tumor otak, radiasi dari ponsel juga sangat tidak baik untuk kesehatan ibu hamil dan janinnya.

Dampak radiasi dari ponsel berisiko pada orang dewasa. Dampak ini juga berlaku untuk anak-anak maupun orang tua. Karena dampak buruk dari ponsel ini, disarankan agar kita semua lebih bijak dalam menggunakan ponsel. Sebagai orang tua, kita pun harus membatasi anak-anak dari aktivitas bermain ponsel. Semakin dini anak mengenal ponsel, semakin besar ketergantungannya pada ponsel saat dewasa nanti.

Semoga informasi ini bermanfaat.



(vem/mim)