65.000 Masyarakat Menari Poco-Poco Di Silang Monas

Fimela diperbarui 06 Agu 2018, 09:09 WIB

Senam Poco-poco Nusantara yang bertajuk “The Largest Poco-poco Dance” diselenggarakan di Indonesia untuk mencetak Rekor Dunia Guinness World Records 2018 dalam kategori Human Body Modification – Largest Gathering Dance in a Time yang diselenggarakan pada 5 Agustus 2018 di Jakarta.

Senam Poco-poco merupakan jenis tarian tradisional khas Indonesia yang berasal dari Sangihe Talaud dan menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia. Penyelenggaraan Senam Poco-poco Nusantara ini sebagai bentuk kegiatan yang sekaligus akan memperkenalkan Senam Poco-poco sebagai salah satu budaya asli Indonesia di kancah Internasional.

“Kami sangat antusias membawa Senam Poco-poco untuk diperkenalkan dalam ajang pemecahan rekor Internasional dan menunjukkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia dalam Guinness World Records 2018. Puluhan ribu masyarakat ikut serta dalam rangkaian Senam Poco-poco Nusantara untuk mewujudkan rasa cinta dan bangga akan kekayaan budaya tanah air,” ungkap Hermawan Kartajaya, Wakil Ketua Umum Pemecahan Guinness World Records Poco-poco Dance, seperti rilis yang diterima vemale.com

Senam Poco-poco Nusantara “The Largest Poco-poco Dance” digelar dan dilakukan secara serentak di sepanjang kawasan Sudirman hingga Istana Merdeka, Jakarta dan diikuti oleh 65.000 peserta dengan menghadirkan 1.300 instruktur dan 1.300 asisten instruktur. Senam Poco-poco Nusantara terbesar ini akan memasuki tahap penjurian yang dilakukan oleh Ms Paulina Sapinska dari Guinness World Records London sebagai senam Poco Poco yang dilaksanakan dengan jumlah peserta terbesar di dunia.



“Senam poco-poco menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia dengan gerakan yang mudah dilakukan dapat menjadi salah satu cara menyenangkan yang dapat dilakukan untuk memulai gaya hidup sehat. Le Minerale dengan bangga turut berkontribusi sebagai official mineral water partner dan memberi dukungan penuh pelaksanaan Senam Poco-poco Nusantara untuk mencetak rekor dunia dalam Guinness World Records 2018,” ujar Febri Hutama, Marketing Manager Le Minerale.

(vem/asp)