Ladies, Ini 3 Kekhawatiran Ayah Tentang Jodohmu Kelak

Fimela diperbarui 11 Agu 2018, 10:00 WIB

Peran ayah memang berbeda dengan ibu. Saat kecil kamu lebih sering menghabiskan waktu dengan ibu di rumah, karena ayah sedang sibuk bekerja. Waktumu dengan ayah pun tak cukup banyak karena hanya bisa bertemu saat malam hari atau saat akhir pekan saja. Karena bagi Ayah, melihatmu sehat dan bahagia saja sudah cukup untuk mengetahui kabar dari anaknya.

Ayah memang terlihat cuek, namun hal inilah yang bisa termasuk tanda dari rasa kasih sayangnya. Termasuk saat ia memikirkan jodohmu kelak, ayah sangatlah khawatir meskipun tak pernah diungkapkannya. Seperti yang dilansir dari miignon, simak yuk apa saja yang meliputi kekhawatiran Ayah berikut ini.

1. Apakah anakku akan mendapatkan pria yang benar-benar menyayanginya sepertiku?

Ayah memang bisa saja terlihat diam dan cuek, tapi ketahuilah bahwa kamu sering dipikirkannya dalam sepertiga malam. Ia kan selalu memikirkan dan bimbang seperti apa jodohmu kelak dan apakah ia mampu membimbingmu menjadi orang yang baik. Mungkin ia hanya takut saat mengatakan ini, namun sadarilah Ayah hanya tidak ingin kamu jatuh pada pria yang salah.

2. Apakah nanti suaminya akan menerima segala kekurangannya?

Semenjak terlahir ke dunia, orangtuamu lah yang benar-benar paham siapa kamu. Memang semakin dewasa kamu akan memiliki kebiasaan dan kepribadian yang berubah. Namun, ketahuilah bahwa mereka masih mau menerima semua kelebihan maupun kekuranganmu.

3. Semoga saja anakku bisa menjadi istri yang baik dan berbakti pada suaminya.

Jika menyangkut urusan anak, Ayah tentu saja memiliki sensitivitas seperti ibumu. Orangtua pasti punya feeling terhadap suatu hal yang bisa yang akan terjadi di masa depan. Ia hanya khawatir dan takut untuk melepasmu, meski sebenarnya hal ini harus tetap ia lakukan untuk membuatmu bahagia.

Sosok Ayah memang terlihat cuek dari sikapnya, namun percayalah ia sangat peduli terhadap anak perempuannya dan tak ingin anaknya mengalami masa lalu yang pernah ia rasakan. Makin sayang sama Ayah, nih.

(vem/mgg)