Snapchat Dysmorphia, Keinginan untuk Oplas Biar Mirip Filter Foto

Fimela diperbarui 14 Agu 2018, 19:30 WIB

Pernah dengar istilah snapchat dysmorphia? Kedengarannya mungkin agak asing ya. Jadi istilah ini mengacu pada keinginan atau tren oplas mirip filter foto pada aplikasi snapchat. Ketika seseorang ingin melakukan operasi plastik agar mirip dengan filter foto di aplikasi, bisa jadi ia mengidap kondisi yang disebut snapchat dysmorphia itu tadi.

Seperti dilansir dari Oddity Central, Dr. Neelam Vashi selaku pimpinan dari Boston University Cosmetic and Laser Centre mengatakan kalau fenomena baru yang disebut Snapchat Dysmorphia sudah semakin mencuat. Jadi, bukan cuma sekedar keinginan supaya terlihat seperti filter dengan tanduk unicorn atau telinga anjing, tapi juga filter yang bisa membuat kulit menjadi sangat mulus, mengecilkan kepala, sampai mengubah warna mata.

Nah, istilah Snapchat Dysmorphia sendiri muncul dari Body Dysmorphic Disorder (BDD), di mana orang-orang tersebut terobsesi untuk tidak menunjukkan semua kekurangan mereka pada orang lain. Keadaan tersebut dinilai dipicu oleh social media, di mana sebuah penelitian menemukan kalau kebiasaan selfie sudah berhasil mengubah cara orang-orang dalam melihat dirinya sendiri.

1. Menciptakan Standar Kecantikan Baru



Sekitar 55 persen dari orang-orang yang melakukan operasi plastik wajah dilaporkan memilih jalan tersebut supaya bisa mendapatkan foto selfie terbaik. Sedangkan di tahun 2015, sebuah penelitian pada seorang gadis remaja menemukan kalau mereka yang sering mem-posting foto-foto seperti selfie di social media punya masalah kepercayaan diri dengan tingkat yang tinggi.

Beberapa orang mungkin akan menepis hal tersebut, mengingat teknologi yang ada dianggap sebagai sesuatu yang baik untuk citra diri orang-orang. Apalagi saat teknologi masih terasa eksklusif, sangat wajar kalau ada banyak orang yang tidak memahaminya. Rata-rata orang akan lebih percaya dengan foto editan selebriti memang benar-benar asli.

Sedangkan di sisi lain, ada banyak penelitian yang berpendapat kalau aplikasi yang menyediakan filter untuk wajah membuat kita kehilangan sentuhan dari apa yang dianggap nyata. Aplikasi-aplikasi tersebut sudah membuat standar kecantikan baru yang jelas nggak bisa diaplikasikan begitu saja di dunia nyata.

2. Operasi Plastik Demi Tiru Penampilan Aktris Idolanya

Sudah bukan hal baru kalau ada seorang die hard fan yang rela melakukan apa saja demi idolanya. Yap, termasuk operasi plastik supaya penampilan tampak mirip dengan sosok pujaan hati. Hanya saja kalau mengubah wajah secara total sampai persis dengan idolanya, itu jelas sesuatu banget.
Seperti dilansir dari Inkstone News, seorang perempuan bernama He Chengxi mencoba meniru penampilan aktris idolanya yang bernama Fan Bingbing. Terlepas dari masalah karena menghindari pajak, Fan Bingbing adalah salah satu selebriti ternama di China yang sukses sebagai aktris, produser film, penyanyi dan fashion icon. Penampilannya yang atraktif pun jadi alasan kenapa banyak perempuan ingin menjadi seperti Bingbing.



Banyak yang mencoba, tapi cuma Chengxi yang sukses mengubah penampilannya seperti Fan Bingbing. Yap, perempuan 23 tahun itu bahkan menghabiskan ribuan dollars untuk melakukan operasi plastik selama 8 tahun terakhir, hanya untuk mengubah penampilannya supaya persis seperti Fan Bingbing.

3. Jadi Selebriti Baru Dalam Waktu Singkat

Chengxi menjalani penampilan internasional pertama setelah tampil di salah satu kompetisi menyanyi ternama di China, Super Girl, dan menjadi headline karena kemiripannya dengan Fan Bingbing beberapa tahun lalu. Bahkan meski dieleminasi pada putaran pertama, Chengxi mendapat wildcard dari pihak penyelenggara supaya mereka bisa menampilkannya lebih lama di acara tersebut.



Walau sempat menjadi momen yang kontroversial, Chengxi segera menjadi selebriti dalam waktu singkat. Bahkan salah satu media lokal juga mengungkapkan kalau kekasih Chengxi membuka klinik operasi plastik sendiri untuk membantunya meski hal tersebut masih belum bisa dikonfirmasi. Walau begitu klinik tersebut kini dikenal sebagai spesialis dalam mengubah penampilan kliennya menjadi seperti para artis.

Walau disebut sebagai Fake Fan Bingbing, tapi sampai saat ini banyak orang yang masih belum bisa membedakan dirinya dengan sang artis. "Aku selalu bilang pada mereka (masyarakat), aku suka Fan Bingbing, dan aku terlihat seperti dirinya, tapi aku bukan Fan Bingbing. Di pentas internasional, aku harap orang-orang bisa melihat pribadiku secara utuh," pungkasnya.

Membahas soal tren oplas memang selalu saja ada yang menarik untuk dikupas ya ladies.

Sumber: KapanLagi.com

(vem/nda)