Usianya Baru 27 Tahun, Wanita Ini Sudah Keliling Dunia Kunjungi 181 Negara

Fimela diperbarui 12 Apr 2018, 11:30 WIB

Apakah kamu salah satu orang yang suka traveling dan pergi ke berbagai tempat untuk sekedar berlibur atau memang ada proyek yang harus dikerjakan di sana? Sudah ada berapa kota yang pernah kamu singgahi? Atau, sudah ada berapa negara yang kamu kunjungi dan buatmu ingin kembali ke sana?

Di dunia ini, sedikitnya ada 196 negara namun hanya 195 yang resmi diakui. Taiwan adalah salah satu negara yang belum begitu diakui dunia meskipun ia telah berdiri sendiri dan mengumumkan sebagai negara merdeka. Bicara mengenai negara di dunia, pernah berpikir butuh berapa lama untuk mengunjungi setiap negara tersebut dan keliling dunia?



Dilansir dari laman Boredpanda.com, seorang wanita berusia 27 tahun bernama Cassandra De Pecol asal Amerika telah berkeliling dunia ke 181 negara dan akan memastikan bahwa dirinya bisa berkunjung ke 196 negara di dunia. Perjalanannya yang dimulai Juli 2015 membawanya berkunjung ke 181 negara dan hanya menyisakan 15 negara lagi.

Perjalanannya keliling dunia ini sendiri dilakukan Cassandra karena ia ingin memecahkan rekor dunia sebagai orang tercepat yang melakukan perjalanan ke semua negara di dunia. Aksinya ini dinamai sebagai Expedition196. Lantas, bagaimana bisa wanita cantik ini keliling dunia, dari mana dana untuk melakukan perjalanan tersebut?


Jadi begini ladies, singkat cerita, tiga bulan sebelum melakukan perjalanannya ini ia mengirim e-mail ke penggagas aplikasi pemecahan rekor "Guinness World Record" untuk kategori Fastest Time to Visit All Sovereign Countries." Karena tak segera mendapat balasan, Cassandra memutuskan untuk memulai perjalanannya tanpa menghiraukan lagi balasan e-mail yang pernah ia kirim. Tapi, setelah 133 negara berhasil ia kunjungi, ia mendapat balasan e-mail dan pengajuannya disetujui.

Mengenai biaya atau dana perjalanannya, Cassandra berusaha untuk mendapatkannya dari sponsor. Sebagai Duta Perdamaian Dunia melalui Pariwisata yang digagas oleh International Institute for Peace Trough Tourism, mendapat sponsor di berbagai negara bukan perkara yang sulit. Selama perjalanannya, ia bisa menginap di hotel yang menawarkan fasilitas gratis untuknya dan mendapat akomodasi menarik.



Meski kelihatannya apa yang dialami Cassandra ini mudah dan menyenangkan, perjalanannya tidak sedikit yang mengalami hambatan. Hambatan itu umumnya terkait dengan visa dan cuaca. Saat ini sendiri, Cassandra dikatakan sebagai wanita pertama yang keliling dunia dengan waktu tercepat. Rata-rata waktu yang digunakannya berkunjung ke sebuah negara adalah selama empat hari.

(vem/mim)