Berbagai upaya penyembuhan kanker payudara tengah ditemukan untuk mengatasi akibat-akibat yang fatal pada penderita. Salah satunya yaitu kemoterapi. Kemoterapi adalah upaya untuk membunuh sel-sel kanker dengan mengganggu fungsi reproduksi sel.
Pernahkah Ladies melihat penderita kanker payudara memiliki rambut yang perlahan rontok setelah kemoterapi? Ya, rambut yang rontok adalah salah satu efek negatif dari kemoterapi ini. Efek ini kebanyakan dimulai setelah 1 atau 3 minggu setelah kemoterapi. Dan semakin parah setelah 1 atau 2 bulan.
Kondisi ini tentunya tidak mudah untuk wanita. Rambut yang selama ini menjadi mahkota, perlahan akan rontok. Bahkan, kemungkinan terburuk yaitu terjadinya kebotakan.
Seringkali, wanita dibuat depresi karenanya. Oleh karena itu, efek kemoterapi yang satu ini tidak dapat diremehkan.
Kerontokan rambut ini tidak hanya terjadi pada bagian kepala saja, tetapi juga tangan dan kaki. Kulit kepala juga tidak lepas dari efek samping ini. Wah, pastinya akan menjadi sangat mengerikan untuk wanita.
Jika Ladies mengalami kerontokan yang semakin parah, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan mengerti kondisi ini dan akan memberikan saran atau motivasi. Atau, jika memang Ladies malu untuk memperlihatkan rambut yang mulai rontok, memakai wig bisa menjadi alternatif untuk sementara.
Namun Ladies juga jangan terlalu paranoid ya. Kabar baiknya adalah kerontokan rambut ini hanya untuk sementara saja. Rambut akan kembali tumbuh segera setelah semua proses kemoterapi selesai. Menurut nhs.uk, sekitar 75% penderita juga tidak lagi memakai wig 6 bulan setelah proses kemoterapi ini selesai. Lumayan cepat bukan?
Ada satu lagi fakta menarik, rambut yang tumbuh setelah kemoterapi akan berbeda, bisa lebih lurus atau lebih keriting! Apa pendapat Ladies?
Oleh: Septia Ningrum
(vem/tyn)