Kanker payudara memang sudah dikenal sebagai salah satu momok bagi para wanita. Meski terbilang sebagai penyakit yang sukar disembuhkan, para wanita dapat melakukan cara mudah dan relatif murah untuk bisa segera pulih dari penyakit tersebut, yaitu dengan cara menambah keintiman dalam berhubungan suami istri atau seks.
Pakar kanker payudara, Marisa Weiss, M.D dan Ellen Weiss dalam karangan mereka yang berjudul Living Beyond Breast Cancer yang dilansir oleh breascancer.org menyebutkan bahwa hubungan intim dengan pasangan dapat membuat proses pemulihan kondisi dari kanker payudara dapat berlangsung lebih cepat.
Oleh karena itu, sebagai wanita pengidap kanker payudara disarankan untuk bisa membuang seluruh pikiran maupun kondisi negatif di dalam diri mereka seperti perubahan bentuk tubuh, kelelahan, rasa sakit setelah menjalani perawatan serta gambaran diri mereka sendiri.
Semua hal buruk yang pernah terlintas di dalam benak Anda sebaiknya memang harus dibuang jauh-jauh. Pasalnya, selain bisa memengaruhi hubungan Anda dengan suami, hal tersebut juga akan memperburuk kondisi kejiwaan serta kontrol emosional pada diri Anda sendiri.
Bahkan Weiss bersaudara sendiri juga menjelaskan bahwa wanita pengidap kanker payudara yang masih berstatus lajang memiliki resiko kejiwaan lebih besar dibandingkan dengan mereka yang telah memiliki pasangan. Hal ini disebabkan karena para wanita lajang akan lebih takut untuk mengungkapkan kepada calon pasangan terkait kondisi yang tengah ia miliki kala itu. Hal semacam ini jelas membuat proses penyembuhan terhadap kanker payudara tersebut menjadi terhambat.
Oleh Wahyu Wienanda
(vem/sfg)