Bayi Mati Saat Lahir, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Fimela diperbarui 11 Jul 2013, 11:14 WIB

Menjadi seorang wanita memiliki berbagai beban yang seringkali sulit untuk dimengerti oleh pria, seperti beratnya melahirkan. Ketika melahirkan, seorang wanita akan mendapatkan rasa sakit yang melebihi apapun di dunia ini seiring keluarnya bayi dari perut sang ibu. Namun, apa yang terjadi jika kemudian si kecil mati lahir?

Ladies, banyak wanita yang merasa bersalah terhadap pasangan akan banyak hal yang sebenarnya dapat dipahami oleh pria. Contohnya adalah kemandulan, keguguran, dan juga bayi yang mati lahir. Tetapi, meskipun pasangan anda dapat memahaminya, lalu apa penyebab dari bayi yang mati lahir?

Bayi yang mati lahir adalah bayi yang meninggal setelah mencapai usia 20 minggu kehamilan. Selain itu, kasus-kasus bayi mati lahir sangatlah jarang dan sulit ditemui dengan kemungkinan kemunculan satu dibandingkan dua ratus kehamilan yang terjadi. Lalu, apa yang menyebabkan bayi mati lahir?

Menurut situs everydayhealth.com penyebab bayi mati lahir adalah masalah faktor internal dalam tubuh sang ibu. Dalam pengaruhnya menyebabkan bayi mati lahir, ada dua faktor utama yang melatar belakangi terjadinya bayi mati lahir. Dua faktor tersebut adalah tekanan darah tinggi pada sang ibu serta adanya diabetes pada saat kehamilan.

Dua faktor ini ladies, adalah pemberi pengaruh terbesar terjadinya bayi mati lahir jadi pastikan saat anda telah memulai masa kehamilan, perhatikan asupan gula dan juga makanan yang dapat meningkatkan tekanan darah anda seperti daging kambing, durian, dan lain-lain.

Penulis: Yudha Yanuar A.

(vem/sfg)
What's On Fimela