Beberapa Gangguan Pada Kehamilan

Fimela diperbarui 06 Agu 2013, 10:36 WIB

Banyak sekali gangguan yang terjadi selama masa kehamilan. Gangguan ini dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan perkembangan janin.

Berikut beberapa gangguan kehamilan yang biasa terjadi, seperti yang dilansir pada www.aboutkidshealth.ca:

1. Muntah dan mual
Muntah dan mual sering juga disebut morning sickness. Biasanya terjadi dari minggu keempat sampai minggu ketujuh usia kehamilan dan berlanjut sampai trimester pertama.

2. Keguguran
Kehilangan janin bisa terjadi pada usia sampai dengan 20 minggu. Pendaharahan dari vagina pada paruh pertama kehamilan bisa diasumsikan sebagai ancaman keguguran. Sejauh ini, kaguguran terjadi karena adanya masalah pada pertumbuhan janin.

3. Kehamilan di luar rahim
Biasanya terjadi pada beberapa minggu pertama kehamilan. Jika sel telur yang dibuahi melekankan diri pada tuba falopi, bukan rahim, kemungkinan akan berkembang juga dalam tuba falopi tersebut. Ini lah yang disebut kehamilan di luar rahim. Jika hal ini dibiarkan terus menerus, akan menyebabkan penderahan pada vagina.

4. Perbedaan Rhesus (Rh) ibu dan bayi
Bila ibu yang memiliki Rh-negatif mengandung bayi dengan Rh-positif, akan ada kemungkinan bila sel darah merah janin mencapai ibu, sistem kekebalan tubuh ibu akan memproduksi antibodi yang akan menghancurkan sel darah merah bayi. Inilah yang menyebabkan penyakit hemolitik Rh pada janin.

5. Tekanan darah tinggi pada kehamilan
Ada tiga tanda yang mungkin terjadi, yaitu tekanan darah tinggi, protenin dalam urin, sakit kepala, penglihatan kabur, mual, nyeri perut, dan penurunan jumlah urin.

6. Prematur
Merupakan kelahiran sebelum bayi berumur 37 bulan.

Handayani Rahayuningsih

(vem/ova)
What's On Fimela