Memahami Cacat Kandungan

Fimela diperbarui 21 Agu 2013, 10:08 WIB

Ladies tentu tidak ingin bayi yang ada dalam rahim sekarang ini lahir dalam kondisi cacat nantinya kan? Tentu saja Ladies wajib mencari dan melakukan segala upaya pencegahan agar sang jabang bayi lahir sempurna, baik secara fisik maupun mental.

Mental? Bukannya cacat kandungan adalah kondisi fisik? Benar dan salah, ya Ladies. Benar bahwa cacat kandungan bisa berupa kelainan fisik, tapi salah jika Moms beranggapan cacat kandungan hanya terkait kondisi fisik janin.

Situs www.medicinenet.com menyebutkan bahwa cacat kandungan adalah suatu kondisi yang menyebabkan kelainan fisik maupun mental pada bayi saat dilahirkan. Parahnya Ladies, beberapa kondisi atau kelainan ini dinyatakan fatal. Dan para peneliti menemukan bahwa cacat kandungan termasuk penyebab utama kematian pada bayi di tahun pertama mereka!

Laman nlm.nih.gov melanjutkan penjelasan bahwa cacat kandungan, atau birth-defects, dapat menyebabkan berbagai jenis kelainan pada bayi baik pada bentuk tubuh maupun cara bekerja anggota tubuh tertentu atau, lebih celaka lagi, malah keduanya. Gawatnya situasi ini masih ditambah laporan dari situs cdc.gov yang melansir angka statistik bahwa satu dari setiap 33 bayi yang dilahirkan di Amerika Serikat mengalami cacat kandungan.

Wow, cukup menakutkan ya Ladies? Tapi jangan terlalu khawatir juga karena selama Anda bukan perokok, pengonsumsi alkohol dan atau pecandu obat terlarang, kecil risiko bayi Anda mengalami cacat kandungan. Pihak profesional medis juga percaya konsumsi asam folat dan kalsium dapat menurunkan, jika tidak mencegah, risiko cacat kandungan pada ibu hamil.

Oh, jadi selama Anda tetap jaga nutrisi dan olahraga, Anda bisa tetap tenang kok Ladies. So, keep the best works up, ya!

Oleh: Asizah

(vem/rsk)