Tradisi Pesta Pernikahan Unik Dari Mesir

FimelaDiterbitkan 27 Agustus 2013, 01:41 WIB

Ladies, setiap daerah pasti memiliki tradisi pernikahan masing-masing yang tentu berbeda satu sama lain. Tidak perlu jauh-jauh, di Indonesia saja terdapat banyak sekali tradisi pernikahan yang unik dari berbagai daerah. Namun pernahkah Anda merasa penasaran dengan tradisi pernikahan di negara lain, Mesir misalnya? Jika ya, ulasan artikel satu ini nampaknya perlu Anda ikuti.

Dilansir dari situs lilone163.tripod.com, sama halnya dengan tradisi pernikahan di sebagian besar negara, Mesir menganggap pernikahan sebagai suatu hal yang sakral. Selain itu, Mesir juga menganut aturan menikah sesuai Al-Qur’an karena memang kebanyakan penduduknya adalah muslim.

Penduduk Mesir kuno merupakan orang-orang yang pertama kali membuat hukum pernikahan di dunia, Ladies. Dalam hukum tersebut, diatur pelabagi hak dan kewajiban dari pasangan dan segala sesuatu yang mengatur kepentingan bersama termasuk perceraian.

Di dalam hukum tersebut juga mengatur tentang proses dari pernikahan, Ladies, yaitu bahwa pihak pelamar harus membawa dua hal yaitu uang atau mahar serta seperangkat perhiasan yang disebut Shabka. Uang atau mahr tersebut diberikan kepada keluarga mempelai wanita untuk keperluan perabotan rumah tangga, sedangkan Shabka diserahkan kepada mempelai wanita.

Setelah kedua mas kawin tersebut diserahkan, maka kedua mempelai akan merayakan pesta tunangan dimana mereka akan saling memasangkan cincin pada jari pasangan. Cincin tersebut merupakan simbol keabadian, Ladies.

Sebelum malam pernikahan, tradisi yang dilakukan adalah “Henna night” atau malam henna di mana keluarga, sanak dan teman wanita akan pergi ke rumah mempelai wanita dan menghias jarinya dengan henna. Sedangkan untuk para lelaki, mereka akan ke rumah mempelai pria. Setelh itu, kedua mempelai akan melaksanakan pesta pernikahan esoknya, Ladies.

Bagaimana, menarik bukan, tradisi pernikahan di Mesir, Ladies?

Tulus W.

(vem/ova)
What's On Fimela