Bulan Madu Pendaki Gunung

Fimela diperbarui 12 Sep 2013, 21:58 WIB

Kegiatan mendaki gunung merupakan kegiatan yang sangat membutuhkan stamina dan kesabaran ekstra. Kegiatan yang digemari para petualang ini, kini juga menjadi suatu kegiatan wisata keluarga. Namun, apa jadinya jika kegiatan “berat” ini dilakukan oleh pasangan yang baru menikah untuk berbulan madu? Jangan takut merasa lelah dan malah menimbulkan masalah pada pasangan untuk bertengkar, karena nyatanya kegiatan semacam ini bisa dijadikan alternative berbulan madu yang sehat dan menyenangkan.

Laman destinationweddingmag.com menjelaskan, suasana pegunungan dapat mendamaikan perasaan. Karena itulah, buang jauh-jauh perasaan takut bertengkar karena kecapaian mendaki gunung. Dengan mendaki gunung sebagai kegiatan berbulan madu, pasangan dapat mengasah kekompakan dan menguji rasa sayang terhadap pasangannya. Misalnya saja, ketika Anda merasa keletihan, maka suami akan senantiasa membantu Anda menaiki gunung atau menemani Anda beristirahat meski tenaganya masih kuat.

Persiapan fisik dan mental sangatlah penting sebelum melakukan bulan madu model ini. Karena tanpa persiapan yang matang, isa saja terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di tengah pendakian. Siapkan pula kelengkapan pendakian yang bisa didapat di persewaan alat pendakian. Tenda, perlengkapan vital dalam pendakian. Tentu Anda tidak mau kan beristirahat berselimut dinginnya udara pegunungan tanpa tempat berteduh?

Ketika sudah mencapai puncak, Anda dan suami bisa melakukan kegiatan yang membuat Anda semakin kompak. Mendirikan tenda bersama, memasak bersama, serta menyalakan api unggun berdua akan membuat suasana menjadi sangat romantis. Jadi, berbulan madu di gunung apa salahnya dicoba?

Oleh: Mazhi

(vem/rsk)
What's On Fimela