Ladies, sudah familiar belum dengan yang namanya crossdresser? Crossdresser adalah orang-orang yang gemar berpakaian dan berdandan ala lawan jenisnya. Hal ini tentunya berbeda dengan banci, atau transeksual lho, ya. Para crossdresser ini hanya berdandan seperti lawan jenisnya, tanpa memiliki tendensi untuk berperilaku atau menjadi diri lawan jenisnya tersebut.
Sebagian crossdresser meyakini bahwa apa yang mereka lakukan adalah kebebasan untuk mengekspresikan keindahan berbusana tanpa mengenal batas gender. Beberapa pria memang mengagumi betapa elegannya sepasangan high-heels dan ingin juga mengenakannya tanpa perlu menjadi wanita sesungguh. Sebaliknya, beberapa wanita menyukai kesan formal dari setelan tuksedo dengan rambut cepak yang simpel sehingga memilih mengenakannya daripada floral dress yang meliuk-liuk jika terkena angin.
Sudah banyak event yang digelar untuk para crossdresser di seluruh penjuru dunia. Di Indonesia, hal ini memang belum terlalu familiar karena batasan-batasan budaya ketimuran yang masih begitu kuat memisahkan ranah pria dan wanita. Biasanya, para crossdresser akan dengan sangat matang merencanakan penampilannya. Beberapa pria bahkan ada yang sengaja menjahit bantalan pada bagian dada bajunya agar terlihat memiliki payudara asli dan memakai korset untuk menciptakan lekukan tubuh ala wanita asli.
Menurut wikihow.com, para crossdresser juga tak jarang memakai make-up untuk menciptakan kesan wajah lebih feminin untuk pria, dan lebih maskulin untuk wanita. Mereka membaurkan blush on dengan berbagai warna untuk mendapatkan kontur wajah yang diinginkan. Hampir semua crossdresser ‘niat banget’ dalam berpenampilan untuk acara-acara komunitas mereka.
Oleh: Mazhi
(vem/rsk)