Kondom Untuk Safe Sex?

FimelaDiterbitkan 16 September 2013, 19:23 WIB

Kampanye safe sex seringkali dikaitkan dengan penggunaan kondom ketika berhubungan seks. Bahkan, bagi-bagi kondom untuk memperingati hari HIV?AIDS sedunia juga terjadi di beberapa daerah di Indonesia.

Pada akhirnya, kampanye safe sex dengan upaya menggalakkan penggunaan kondom memancing pro kontra, karena dikhawatirkan akan semakin marak terjadi hubungan seks pra nikah. Terlepas dari itu, semua, timbul sebuah pertanyaan, apakah kondom benar-benar menjamin safe sex?

Seperti dikutip dari laman netdoctor.co.uk, keamanan dari penggunaan kondom saat berhubungan seksual bisa mencapai 98 persen. Artinya, resiko kehamilan setelah melakukan hubungan seksual hanya sekitar 2 persen saja.

Eits, tingkat keamanan yang tinggi tersebut bisa didapat dengan catatan bahwa kondom terpasang dengan benar. Apabila kondom tidak terpasang dengan benar, maka peluang terjadinya kebocoran akan besar. Akibatnya, resiko kehamilan pun juga semakin besar.

Dengan tingkat keamanan yang tinggi, kondom menjadi salah satu alat kontrasepsi yang banyak digunakan ketika berhubungan seksual. Namun sayangnya, kondom yang dijual bebas di pasaran membuat akses muda-mudi untuk membeli kondom semakin mudah dan melakukan hubungan seks di luar nikah dengan cukup bebas pula.

Seperti dikutip dari laman viva.co.id, statistik di tahun 2012 menunjukkan bahwa jumlah remaja yang pernah melakukan hubungan seks pranikah mencapai 26 persen. Sebagian besar di antaranya terjadi di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan.

Miris sekali, kan?

Oleh: Pravianti Ayu Mirantiraras

(vem/rsk)
What's On Fimela