Mengenal Tato dan Resikonya

FimelaDiterbitkan 22 Oktober 2013, 18:46 WIB

Ladies, Anda sedang sangat ingin membuat tato untuk memperindah kulit Anda? Yakin Anda sudah siap? Mending Anda baca dulu deh ulasan kita berikut ini yang disadur khusus untuk Anda dari situs mayoclinic.com.

Sebuah tato terbuat dari sebuah proses pemantapan keputusan untuk memberikan gambar di atas kulit kita yang akan bertahan selama-lamanya. Meskipun sekarang banyak teknologi yang mampu menghilangkan tato, namun tetap saja menghilangkannya tidak semudah membuatnya.

Jadi membuat tato itu mudah?

Saat membuat tato Anda harus siap ketika tattoo artist menggunakan alat penggambar yang cara kerjanya hampir mirip dengan mesin jahit dengan banyak jarum super kecil yang bertugas menyuntikkan warna ke lapisan kulit paling atas Anda. Proses ini tidak pernah memakai obat bius!

Tentu saja proses ini sangat menyakitkan dan kadang juga membuat Anda berdarah. Setelah rasa sakit itu Anda atasi, Anda masih harus menghadapi resikonya. Apa saja?

a. Reaksi alergi. Warna tato seperti merah, hijau, kuning atau biru biasanya bisa menyebabkan alergi pada kulit. Kadang Anda akan merasakan gatal bahkan setelah bertahun-tahun tato itu jadi.

b. Infeksi kulit. Infeksi kulit biasanya terjadi dan menyebabkan kulit menjadi merah, perih, bengkak setelah pentatoan.

c. Masalah kulit. Tato bisa menyebabkan keloid sehingga Anda akan memiliki bekas luka.

d. Penyakit bawaan darah. Jika peralatan yang digunakan untuk mentato Anda telah terkontaminasi dengan penyakit bawaan darah seperti tetanus, hepatitis B dan C, maka Anda akan tertular.

e. Komplikasi MRI.

So Ladies, think again!

Oleh: Kustin Ayuwuragil D.

(vem/rsk)
What's On Fimela