Dampak Amnicentesis Tes Yang Dilakukan Saat Air Ketuban Sedikit Pada Kehamilan

Fimela diperbarui 24 Mar 2014, 19:43 WIB

Air ketuban sedikit memang sudah menjadi masalah tersendiri untuk Bunda. Namun, jika Bunda tidak melakukan langkah lain untuk menanganinya, ini juga akan bermasalah pada si buah hati yang ada di dalam kandungan.

Mungkin ini bagaikan buah si malakama untuk Bunda. Dilakukan atau tidak, sama- sama beresiko. Naluri sebagai ibu tidak mungkin membiarkan terjadi sesuatu pada sang buah hati, dan ini mungkin mendorong Bunda untuk melakukan test amniocentesis ini. Memangnya seberapa besar dampak yang ditinggalkannya?

Seperti yang di lasir dari laman pregnancy.lovetoknow.com, saat dilakukan oleh dokter yang sudah berpengalaman dan sesuai prosedur, ini juga tidak menutup kemungkinan untuk menghindari resiko yang ditinggalkan.

Resiko yang pertama adalah jika air ketuban sedikit menimpa kehamilan di usia muda dan test ini dilakukan, ini dapat menyebabkan keguguran. Semakin muda usia kehamilan, semakin rentan untuk keguguran. Namun, penelitian menunjukkan bahwa kurang dari satu persen saja resiko yang di tinggalkan.

Jika saat melakukan test ini sang buah hati bergerak dan tanpa sadari, jarum yang di suntikkan pada rahim Bunda bisa mengenainya. Oleh karena itu, ini sangat penting untuk dokter Bunda selalu mengawasinya, jika hal ini terjadi jarum dapat di ambil dengan cepat.

Setelah melakukan test ini bisa saja Bunda mengalami kram dan sedikit pendarahan di area suntikan. Jika Bunda mengalami pendarahan rahim yang hebat setelah test ini, segera hubungi dokter Bunda.

Meskipun jarang terjadi pada kasus kehamilan, namun ini juga perlu Bunda waspadai, yaitu infeksi akibat suntikan.Nah Bunda, itulah beberapa resiko yang diberikan oleh test ini. Semoga kehamilan dan sang buah hati tetap sehat ya, Bunda.

Oleh: Susvia Cahyaning

(vem/ver)

Tag Terkait